Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Desa Napa Tapanuli Selatan

25 Rabu, 28 Jan 2026, 15:46 WIB | Oleh:
Kasum TNI Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Desa Napa Tapanuli Selatan Kasum TNI Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Desa Napa Tapanuli Selatan Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon didampingi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan membaca peta pembangunan hunian sementara dan hunian tetap di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (28/1).

BATANG TORU -- Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon didampingi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan meninjau pembangunan hunian sementara atau huntara bagi penyintas korban bencana hidrometeorologi di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

“Kami meninjau area yang akan dibangun huntara dan juga huntap (hunian tetap) bagi korban bencana,” kata Richard di Batang Toru, Rabu.

Saat ini, kata dia, bangunan yang menjadi contoh sesuai dengan prototipe, luas area sudah cukup dan sudah dilakukan pemerataan lahan di lokasi.

Menurut Richard, seluruh petugas, baik prajurit TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan personel lainnya telah bekerja keras mewujudkan bangunan tersebut.

Dia mengatakan pembangunan huntara itu masih menunggu bahan-bahan yang dikirim dari daerah Jawa, yang saat ini masih dalam perjalanan.

Lebih lanjut, dia pun menargetkan pembangunan huntara itu rampung pada 14 Februari 2026, namun semuanya tetap berjalan dengan melihat dinamika di lapangan, mulai dari ketersediaan bahan atau material, pekerja, hingga kondisi cuaca dan lainnya

“Semua ini dinamis, tapi semua pihak memastikan ini segera direalisasikan,” ujar Richard.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan mengatakan pihaknya menyiapkan lima lokasi untuk pembangunan huntara maupun huntap.

“Empat titik berada di lahan milik PTPN dan satu titik di lokasi tanah milik pemkab,” ungkap Gus Irawan.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat total penerima huntara di kabupaten tersebut sebanyak 816 Kepala Keluarga (KK).

Jumlah tersebut terbagi menjadi huntara terpusat sebanyak 683 KK dan huntara mandiri sebanyak 133 KK.

Pembangunan huntara terpusat di Tapanuli Selatan dikerjakan bersama oleh Danantara, Kementerian PU, dan BNPB.

Sebanyak 186 unit huntara di Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, dikerjakan oleh Danantara. Kemudian, 245 unit huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, dikerjakan oleh Kementerian PU.

BNPB mengerjakan dua titik huntara terpusat, yaitu di Desa Aek Lantong, Kecamatan Sipirok, sebanyak 118 unit dan di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkkunur, sebanyak 134 unit.

Sementara itu, pembangunan huntara mandiri di lahan milik warga dilaksanakan sepenuhnya oleh BNPB. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Duku...

Karhutla Gunung Ciremai Mulai Terkendali

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Karhutla Gunung Ciremai Mul...

TPA Rawa Kucing Terbakar Lagi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Terbakar Lagi
Nasional
BMKG: Siklon Champi Ubah Ar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.