Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dishub DKI Jakarta Masifkan Digitalisasi Parkir untuk Tingkatkan Retribusi

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 22:48 WIB | Oleh:
Dishub DKI Jakarta Masifkan Digitalisasi Parkir untuk Tingkatkan Retribusi Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Juru parkir saat mengambil tiket di terminal parkir elektronik (TPE) Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Senin (28/4).

JAKARTA - Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bertekad meningkatkan pendapatan dari retribusi sektor parkir dengan memasifkan digitalisasi parkir, sekaligus menekan kebocoran penerimaan daerah.

"Kami sebagai unit kerja pemungut retribusi, khususnya UP Perparkiran, fokus utamanya adalah peningkatan pendapatan perparkiran," kata Kepala UP Perparkiran Dishub DKI Jakarta, Masdes Arouffy di Jakarta, Rabu (28/1).

Ia mengatakan bahwa digitalisasi parkir dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan sektor perparkiran tanpa mengesampingkan fungsi parkir sebagai instrumen pengendalian lalu lintas.

Menurut dia, Dishub DKI mulai memperluas penerapan sistem pembayaran parkir nontunai, terutama di lokasi-lokasi yang selama ini masih menggunakan metode konvensional atau pembayaran tunai.

Masdes menyatakan, uji coba pembayaran parkir nontunai telah memasuki pekan kedua dan diterapkan di Jalan Pintu Air Raya, Jakarta Pusat. Di lokasi tersebut, pembayaran parkir sudah menggunakan QRIS dan kartu uang elektronik.

"Untuk QRIS, pembayarannya menggunakan ponsel juru parkir, sedangkan kartu uang elektronik menggunakan 'mobile point of sales' (m-POS)," ujarnya.

MPOS adalah sistem kasir portabel berbasis perangkat lunak yang beroperasi pada ponsel pintar, tablet atau perangkat nirkabel khusus untuk memproses transaksi penjualan, manajemen inventaris dan pembayaran secara nontunai.

Berdasarkan hasil uji coba selama delapan hari, Masdes mengungkapkan, terjadi peningkatan penerimaan yang cukup signifikan dengan hampir dua kali lipat dibandingkan sistem sebelumnya.

"Penerimaan yang biasanya sekitar Rp1,1 juta per hari, kini bisa mencapai lebih dari Rp2 juta. Ini menjadi dasar bagi kami untuk mereplikasi sistem ini ke lokasi-lokasi lainnya," katanya.

Masdes menambahkan, digitalisasi parkir diterapkan baik pada pengelolaan secara swakelola maupun melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Untuk pengelolaan oleh pihak ketiga, diberlakukan skema bagi hasil dengan operator parkir.

Masdes juga menanggapi sorotan terkait maraknya parkir liar.

Ia menjelaskan bahwa praktik tersebut umumnya terjadi pada parkir tepi jalan (on street) yang belum masuk dalam lokasi binaan resmi Dishub DKI. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.