Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub DKI Jakarta Belum Operasikan Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu demi Utamakan Keselamatan

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 13:53 WIB | Oleh:
Dishub DKI Jakarta Belum Operasikan Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu demi Utamakan Keselamatan  Doc: Istimewa

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta kembali meniadakan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu yang diberangkatkan dari Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Penghentian dilakukan karena kondisi cuaca yang belum kondusif dan dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP) Dishub Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Wildan Anwar, mengatakan layanan kapal cepat telah dihentikan sejak Minggu (25/1) hingga Selasa (27/1) 2026. Hingga Rabu (28/1), operasional kapal cepat masih belum dapat kembali dijalankan.

"Hari ini kapal cepat menuju Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke juga belum dapat dioperasikan kembali karena cuaca masih belum kondusif," ujar dia, Rabu (28/1).

Wildan menjelaskan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin di wilayah Kepulauan Seribu mencapai 11 hingga 15 knot dengan tinggi gelombang berkisar antara 1,25 sampai 2,5 meter. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penumpang dan awak kapal.

Selain faktor cuaca, penghentian sementara operasional juga mempertimbangkan belum diterbitkannya izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Hal ini menjadi salah satu syarat utama sebelum kapal diizinkan kembali beroperasi.

"Operasional kapal akan kembali dibuka setelah kondisi cuaca dinyatakan aman. Informasi terbaru terkait layanan angkutan perairan dapat dipantau melalui kanal resmi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta," tutur dia.

Sementara itu, Pengawas UPAP Dishub DKI Jakarta, Mulyadi, menambahkan, penghentian operasional kapal cepat berlaku untuk seluruh empat lintasan utama, baik menuju wilayah Kepulauan Seribu Selatan maupun Kepulauan Seribu Utara.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi resmi terkait jadwal pelayaran dan mengutamakan keselamatan selama kondisi cuaca belum memungkinkan untuk berlayar.

"Bagi masyarakat yang telah membeli tiket tidak perlu khawatir. Seluruh biaya akan dikembalikan sesuai dengan ketentuan dan pembelian awal. Keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Daerah
Teknologi Pintar Dorong Kem...

Andrew Garfield Berhenti Menggunakan ChatGPT

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Andrew Garfield Berhenti Me...

George Clooney akan Membuka Restoran Italia di Prancis.

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
George Clooney akan Membuka...

Kabut Asap Selimuti Singapura

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Kabut Asap Selimuti Singapura
Daerah
Kabut Asap Pekat Masih Meny...
Megapolitan
Digitalisasi Posyandu Mulai...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.