Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perhelatan Piala Dunia 2026 Pindah dari Amerika?

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 20:24 WIB | Oleh:
Perhelatan Piala Dunia 2026 Pindah dari Amerika? Doc: ist
Ket. piala dunia

JAKARTA – Perhelatan Piala Dunia 2026 tinggal beberapa bulan, namun kini malah ada desakan untuk memindahkan dari Amerika. Piala Dunia akan digelar di Meksiko, Amerika, dan Kanada. Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter menyatakan dukungannya terhadap seruan boikot pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. 

Berdasarkan laporan The Guardian pada Selasa, Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan kuat bagi para suporter untuk tidak datang langsung ke negara tersebut. Blatter mendukung pernyataan pengacara antikorupsi asal Swiss, Mark Pieth yang sebelumnya bekerja sama dengan FIFA dalam upaya reformasi saat Blatter masih menjabat presiden. Pieth secara terbuka menyarankan agar penggemar sepak bola tidak bepergian ke Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

“Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini,” tulis Blatter melalui media sosial. Dukungan Blatter tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan, menyusul kabar meninggalnya warga negara Amerika Serikat kedua, Alex Pretti pada akhir pekan lalu.

Meski tidak dijelaskan secara rinci keterkaitan kasus tersebut dengan Piala Dunia, peristiwa itu disebut memperkuat kekhawatiran publik. Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli dan akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dalam wawancara dengan harian Swiss Tages-Anzeiger pekan lalu, Pieth menyoroti kondisi politik dan sosial di Amerika Serikat. Dia menilai situasi domestik, termasuk marjinalisasi lawan politik serta dugaan penyalahgunaan wewenang oleh otoritas imigrasi, tidak memberikan rasa aman bagi para penggemar.

“Untuk para penggemar, satu saran saja: hindari Amerika Serikat. Anda akan mendapatkan pemandangan yang lebih baik lewat televisi,” kata Pieth. Dia juga memperingatkan bahwa suporter yang bepergian ke AS harus siap menghadapi risiko dipulangkan bila dianggap tidak mematuhi otoritas setempat.

Sepp Blatter sendiri mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIFA pada 2015 setelah dilanda berbagai skandal, dan posisinya kemudian digantikan oleh Gianni Infantino. Infantino diketahui menjalin hubungan dekat dengan mantan Presiden AS, Donald Trump.

Pada tahun lalu, Blatter bersama mantan Presiden UEFA, Michel Platini secara definitif dibebaskan dari tuduhan hukum terkait pembayaran tertunda sebesar 2 juta franc Swiss yang dilakukan FIFA kepada Platini pada 2011 untuk jasa konsultasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Penjarahan Terjadi di Sejum...
Luar Negeri
Serangan Drone Ukraina Hant...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...

Peluang Warga Tangerang Mendapatkan Kesempatan Kerja

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Peluang Warga Tangerang Men...

Ningbo Open Jadi Panggung Krusial

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Ningbo Open Jadi Panggung K...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.