Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dikritik karena Main di Indonesia, Shayne Pattynama Beri Jawaban Menohok

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 19:44 WIB | Oleh:
Dikritik karena Main di Indonesia, Shayne Pattynama Beri Jawaban Menohok Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Pemain Persija Jakarta Shayne Pattynama menjawab pertanyaan pewarta saat ditemui di Persija Training Ground, Depok, Selasa (27/1).

DEPOK - Bek kiri Tim Nasional Indonesia, Shayne Pattynama, menegaskan komitmen penuhnya setelah resmi diperkenalkan sebagai rekrutan teranyar Persija Jakarta untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026. 

Meski menjadi pengalaman pertamanya merumput di kompetisi domestik tanah air, pemain berusia 27 tahun itu mengaku tidak memiliki keraguan sedikit pun untuk menerima pinangan klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

“Tidak ada keraguan. Karena saya tahu pada akhirnya, ini klub baru tapi saya tahu Indonesia, dan saya kenal orang-orangnya. Dan bagi saya ini bukan benar-benar adaptasi atau sesuatu yang baru,” kata Shayne saat ditemui di Persija Training Ground, Depok, Selasa.

“Tentu Anda pergi ke tim baru, jadi ada pelatih baru, ada pemain baru, ada gaya bermain yang berbeda, tipe latihan yang berbeda. Tapi, saya sekarang 27 tahun dan saya sudah punya semacam pengalaman dalam karier saya. Jadi saya tahu cara menghadapinya dan itu bagian dari sepak bola,” lanjutnya.

Sejumlah pihak mengkritik keputusan para pemain diaspora yang memutuskan untuk bermain di Indonesia. Selain Shayne, pemain-pemain diaspora lain yang saat ini bermain untuk klub-klub Indonesia adalah Jordi Amat, Eliano Reijnders, dan Thom Haye.

Bagi Shayne, kritik-kritik yang masuk dapat dipahaminya, namun ia juga meminta agar publik dapat melihat perkembangan sepak bola di Indonesia secara jujur.

“Orang-orang selalu mengkritik, dan saya memahami bahwa orang-orang ingin para pemain bermain di liga-liga terbaik. Namun saya orang-orang juga perlu memahami bahwa kami sebagai suatu negara sedang mengembangkan sepak bolanya,” tutur Shayne.

“Ketika kita memiliki liga yang lebih baik, kita memiliki timnas yang lebih baik. Jangan meremehkan negara Anda sendiri. Menurut saya mereka semestinya tidak berkata buruk tentang hal itu, kita perlu untuk saling membantu berkembang, seperti para penggemar, para pemain, semuanya,” yakin pemain yang berposisi sebagai bek kiri tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.