Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diancam Tarif Trump, Seoul Janji Patuhi Kesepakatan Dagang dengan AS

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 21:12 WIB | Oleh:
Diancam Tarif Trump, Seoul Janji Patuhi Kesepakatan Dagang dengan AS Doc: ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji

SEOUL - Korea Selatan akan menyampaikan komitmennya kepada Amerika Serikat untuk melaksanakan kesepakatan dagang dengan Washington dan akan merespons secara tenang pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait rencana kenaikan tarif.

Gedung Biru pada Selasa menyampaikan bahwa rapat lintas kementerian dilakukan untuk membahas respons Korea Selatan, setelah Trump secara mengejutkan mengumumkan rencana kenaikan tarif resiprokal dan bea masuk otomotif terhadap Korea Selatan menjadi 25 persen dari sebelumnya 15 persen.

Trump menyebut alasan kenaikan tersebut adalah kurangnya kemajuan proses legislasi di Seoul untuk mengimplementasikan kesepakatan dagang yang difinalisasi pada Oktober lalu.

“Pemerintah akan menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan kesepakatan tersebut kepada pihak AS,” kata Juru Bicara Kepresidenan Kang Yu-jung dalam keterangan tertulis.

Kang menambahkan bahwa kenaikan tarif itu baru akan berlaku setelah melalui prosedur administratif, seperti pemberitahuan resmi dalam Federal Register. Ia menegaskan pemerintah akan merespons pengumuman kenaikan tarif tersebut secara “tenang”.

Menanggapi itu, Gedung Biru mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahuan atau penjelasan resmi dari pemerintah AS terkait rencana kenaikan tarif tersebut.

Menteri Perindustrian Kim Jung-kwan, yang saat ini berada di Kanada, dijadwalkan mengunjungi Amerika Serikat untuk berdiskusi dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Yeo Han-koo juga berencana segera mengunjungi AS untuk berkonsultasi dengan Jamieson Greer, Kepala Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR).

Klaim Trump bahwa parlemen Korea Selatan tidak “menepati” kesepakatan dagang tersebut diduga merujuk pada RUU investasi khusus yang saat ini masih tertunda di Majelis Nasional Korsel.

RUU tersebut diajukan oleh Partai Demokrat (DP) yang berkuasa pada November lalu untuk mendukung komitmen investasi Korea Selatan senilai 350 miliar dolar AS ke Amerika Serikat.

Menanggapi hal itu, DP telah menggelar konsultasi dengan pejabat pemerintah dan menyatakan akan meninjau kembali RUU tersebut serta membawanya ke pemungutan suara bulan depan.

DP menyerukan pula untuk dukungan bipartisan dari partai oposisi utama, People Power Party, agar RUU tersebut dapat disahkan. Ant/Yonhap-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.