Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Pakai Mobil Listrik? Hati-hati Jika Terjang Banjir, Ada Risiko Tersembunyi Kata Pakar ITB

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 17:39 WIB | Oleh:
Anda Pakai Mobil Listrik? Hati-hati Jika Terjang Banjir, Ada Risiko Tersembunyi Kata Pakar ITB Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Para pengendara mobil saat menerjang banjir di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan pengguna mobil listrik agar tidak menerjang banjir karena berpotensi menimbulkan kerusakan pada sistem kelistrikan dan sensor kendaraan.

Yannes menjelaskan, meskipun baterai utama kendaraan listrik (electric vehicle/EV) telah dirancang kedap air dengan standar IP67 atau IP68, hal itu bukan berarti seluruh sistem kendaraan aman dari air banjir.

“IP67 itu jaminan darurat, bukan jaminan kendaraan bisa digunakan semaunya untuk menerobos banjir,” kata Yannes saat dihubungi pewarta dari Jakarta, Selasa (27/1).

Menurut dia, risiko terbesar justru tidak langsung berasal dari baterai tegangan tinggi, melainkan dari sistem kelistrikan 12 volt serta ratusan sensor kecil yang menjadi “otak” pengoperasian mobil.

Komponen seperti ECU, modul ABS, hingga sensor parkir tersebar di berbagai titik kendaraan dan umumnya tidak memiliki perlindungan sekuat battery pack.

Air banjir yang keruh atau air rob yang mengandung garam, kata Yannes, dapat memicu korosi secara perlahan.

“Gejalanya bisa baru muncul beberapa minggu atau bulan kemudian, seperti error sensor, fitur ADAS mendadak nonaktif, atau alarm palsu,” ujar Yannes.

Lebih lanjut, kerusakan akibat korosi umumnya tidak dapat diperbaiki dan harus diatasi dengan penggantian modul elektronik.

Selain harganya mahal dan stoknya sering terbatas, penggantian modul juga kerap memerlukan kalibrasi ulang sistem, termasuk radar dan kamera fitur keselamatan.

Jika kalibrasi tidak presisi, fitur seperti pengereman darurat atau lane keep assist justru bisa menjadi berbahaya.

Terkait baterai, Yannes menegaskan bahwa komponen ini memang paling terlindungi karena diawasi oleh battery management system (BMS).

Sistem tersebut akan memutus aliran listrik tegangan tinggi secara otomatis jika terdeteksi kebocoran arus.

Namun demikian, perlindungan ini tetap memiliki batas, terutama jika kendaraan terendam lama atau terpapar tekanan air ekstrem.

“Jika terjadi rembesan kecil yang memicu korosi internal, risikonya bisa berujung pada kegagalan mendadak atau thermal runaway. Biaya penggantian battery pack bahkan bisa mencapai 40–50 persen dari harga mobil baru,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.