Sepanjang 2025, Peserta KB Baru di Papua Tembus 13.198 Orang
Senin, 26 Jan 2026, 07:00 WIBBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua mencatat jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) baru sepanjang 2025 mencapai 13.198 orang.
Namun angka tersebut menurun dibandingkan capaian pada 2024 sebanyak 20.537 orang.
Kepala BKKBN Papua Sarles Brabar di Jayapura, Minggu, mengatakan penurunan tersebut menjadi perhatian pihaknya untuk memperkuat sosialisasi dan edukasi program KB kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
âSehingga kami terus mendorong penguatan sosialisasi agar lebih banyak keluarga memahami manfaat program KB,â katanya.
Selain peserta KB baru, pihaknya juga mencatat peserta KB ganti cara yang meningkat dari 3.817 orang pada 2024 menjadi 5.249 orang pada 2025.
"Sementara itu, peserta KB ulangan masih mendominasi meski mengalami penurunan dari 56.037 orang pada 2024 menjadi 42.833 orang pada 2025," ujarnya.
Dia menjelaskan, peningkatan peserta KB ganti cara menunjukkan masyarakat semakin sadar untuk menyesuaikan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kenyamanan.
Jenis kontrasepsi yang paling diminati masyarakat Papua saat ini adalah implan dan suntik karena dinilai praktis dan nyaman digunakan.
"Implan dianggap lebih efisien karena dapat digunakan hingga tiga tahun tanpa perlu kontrol rutin setiap bulan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga mendorong keterlibatan pria dalam program KB melalui metode vasektomi yang aman, sederhana dan dilakukan secara sukarela.
"KB bukan hanya tanggung jawab perempuan. Pria juga bisa berperan melalui vasektomi, yang prosesnya cepat dan tidak mengganggu aktivitas."Â
- BKKBN Papua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.