Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Cirebon Prioritaskan Pengerukan Sungai Sukalila untuk Antisipasi Banjir

📅 Senin, 26 Jan 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Pemkot Cirebon Prioritaskan Pengerukan Sungai Sukalila untuk Antisipasi Banjir Doc: Antara Foto
Ket. Pemkot Cirebon saat melakukan penertiban di kawasan Sungai Sukalila Cirebon, Jawa Barat.

Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat memfokuskan pengerukan sedimentasi di aliran Sungai Sukalila sebagai langkah prioritas untuk mencegah banjir di wilayah tersebut.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Senin, mengatakan pengerukan sedimentasi telah dimulai di kawasan Jalan Kalibaru sebagai tahap awal normalisasi sungai.

Ia menyampaikan fokus pengerukan dilakukan, karena tingginya endapan lumpur yang menghambat aliran air dan meningkatkan risiko banjir saat hujan deras.

“Pengerukan sedimentasi ini menjadi fokus utama kami untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah banjir,” katanya.

Menurut Edo, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama antara Pemkot Cirebon dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis).

Ia menjelaskan pengerukan di kawasan Jalan Kalibaru, diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu hingga satu setengah bulan.

Setelah tahap awal rampung, kata dia, pengerukan dilanjutkan secara bertahap ke Sungai Sukalila bagian utara dan selatan.

“Kami berharap seluruh proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun non-teknis,” katanya.

Edo mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan normalisasi sungai tersebut, demi kepentingan bersama.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar pekerjaan ini berjalan optimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut material hasil pengerukan sedimentasi akan dibuang ke lokasi yang telah ditetapkan.

Lokasi pembuangan sedimentasi, kata dia, berada di wilayah Kesenden dan Kebon Baru sesuai ketentuan teknis yang berlaku.

Selain pengerukan, pihaknya telah menyiapkan tahap lanjutan berupa penataan kawasan di sepanjang Sungai Sukalila.

“Penataan kawasan tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Cirebon dan BBWS Cimancis,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.