Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Geologi: Longsor Cisarua Kombinasi Geologi Purba-Air Tanah Jenuh

📅 Senin, 26 Jan 2026, 16:22 WIB | Oleh:

Peringatan ini krusial karena pergerakan tanah susulan bisa menimpa petugas SAR dan relawan yang bekerja di zona bahaya.

Selain itu, pemasangan rambu rawan bencana dan sosialisasi mitigasi kini menjadi prioritas mendesak. Masyarakat diminta untuk tidak hanya mewaspadai hujan, tetapi juga memahami gejala-gejala awal gerakan tanah di lingkungan tempat tinggal mereka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengungkapkan hingga saat ini, akibat kejadian longsor pada Sabtu (24/1) dini hari, terdata 19 orang dinyatakan meninggal dunia, 73 jiwa masih dinyatakan hilang, 666 orang mengungsi, dan 51 unit rumah mengalami rusak berat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.