Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saat Peringatan Hari Gizi Nasional Persagi Gencarkan Edukasi Gizi Di 18 Ribu Sekolah

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Saat Peringatan Hari Gizi Nasional Persagi Gencarkan Edukasi Gizi Di 18 Ribu Sekolah Doc: ayosehat.kemkes.go.id

JAKARTA – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) menggelar edukasi gizi di 18 ribu sekolah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional yang jatuh pada Minggu (25/1).

Wakil Ketua II Persagi, Ati Nirwanawati, mengatakan edukasi gizi penting untuk membantu anak memahami pola makan sehat dan seimbang. Langkah ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan makan yang baik, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.

“Kami melakukan edukasi gizi di 18 ribu sekolah tentang pemenuhan gizi seimbang buat anak-anak. Kami, Persagi, mendukung program MBG dengan melaksanakan pendidikan gizi melalui menu yang diberikan setiap harinya,” ujar Ati.

Menurut dia, perubahan pola makan dan gaya hidup menjadi tantangan utama saat ini. Selain itu, konsumsi makanan cepat saji yang tinggi gula, garam, dan lemak dinilai berpotensi memicu masalah gizi hingga kelebihan berat badan.

Ati menilai, edukasi gizi menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan sehat berbasis pangan lokal. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber pangan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan, edukasi harus berjalan seiring dengan intervensi pemerintah. Salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak sekolah dan kelompok rentan.

“Karena mereka sebagian besar lahir dari orang tua yang pendidikan rata-rata hanya 9 tahun dan pendapatan rata-rata hanya 1,5 juta. Sehingga mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk kebutuhan gizi ini,” ujar Dadan.

Sinergi antara edukasi dan intervensi diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting. Upaya ini sekaligus membentuk generasi sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.