Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proliga 2026: Kejutan, Jakarta Garuda Jaya Kalahkan Juara Bertahan

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 06:54 WIB | Oleh:
Proliga 2026: Kejutan, Jakarta Garuda Jaya Kalahkan Juara Bertahan Doc: PBVSI
Ket. Ilustrasi pertandingan Proliga 2026, Jakarta Garuda Jaya kontra Jakarta Bhayangkara Presisi, di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1) malam.

BANDUNG – Kejutan besar mewarnai lanjutan kompetisi bola voli kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026. Bertempat di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1) malam, Jakarta Garuda Jaya berhasil mengalahkan juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi, dengan skor tipis 3-2 (25-19, 18-25, 21-25, 25-22, 15-12).

​Kemenangan ini menjadi sorotan utama pada seri ketiga putaran pertama, mengingat status kedua tim yang kontras di papan klasemen.

​Memasuki set pembuka, Garuda Jaya yang mayoritas diisi pemain muda usia, seperti Dawuda, Fauzan Nibras, Haikal, dan Bagas, tampil tanpa beban. Kehadiran pemain asing mereka, Timofei Sokolov, memberikan daya gedor luar biasa. Di luar dugaan, skema serangan Garuda Jaya membuat Rendy Tamamilang dkk kewalahan. Set pertama ditutup dengan kemenangan meyakinkan bagi Garuda Jaya, 25-19.

​Tersentak dengan kekalahan di set awal, pelatih Bhayangkara Presisi Reidel Toiran langsung menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan. Nizar Zulfikar sebagai pengatur serangan mulai memanjakan Agil Angga dan Yudha Mardiansyah dengan umpan-umpan matang. Hasilnya, Bhayangkara merebut set kedua dengan 25-18.

​Dominasi Bhayangkara berlanjut ke set ketiga. Rendy Tamamilang tampil tajam dan membawa timnya unggul jauh 20-16. Meski Sokolov sempat memberikan perlawanan di akhir set, kematangan mental juara bertahan membawa mereka unggul 25-21, sekaligus membalikkan kedudukan menjadi 2-1.

​Bhayangkara Presisi sebenarnya berpeluang besar menyudahi laga di set keempat setelah memimpin jauh 13-7. Namun, momentum berubah saat pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengambil time out krusial, dan meminta anak asuhnya tetap fokus dan tidak terpaku pada selisih angka.

​Secara perlahan, Dawuda dkk mengejar hingga menyamakan kedudukan 17-17. Pertarungan sengit terjadi hingga skor 22-22, sebelum akhirnya Garuda Jaya merebut tiga angka beruntun untuk menang 25-22 dan memaksakan full set.

​Set penentu berjalan sangat ketat dengan kejar-mengejar angka hingga 7-7. Dukungan penuh penonton di GOR Sabilulungan tampaknya menjadi "pemain ketujuh" bagi Garuda Jaya. Di sisi lain, Bhayangkara Presisi justru melakukan beberapa kesalahan sendiri di poin kritis saat tertinggal 10-9. Memanfaatkan celah tersebut, Garuda Jaya mencapai match point 14-12 dan menutup laga dengan skor 15-12.

Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengakui tim asuhannya melawan juara dua musim terakhir untuk mebekan dari servis.

"Dengan servis yang tajam membuat Nizar sulit untuk menyerang balik. Ternyata itu berjalan dengan baik," tukas Nur usai laga.

Selain itu, tambah mantan pemain, Samator itu, timnya bermain tanpa beban. "Anak-anak bermain lepas tanpa beban," tuturnya.

Kapten tim Garuda Jaya, Dauda juga mengungkapkan hal yang sama. "Kita bermain lepas tanpa beban. Kita main enjoy," kata Dauda.

Sementara itu, pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran mengaku tim asuhannya bermain di luar performa. Hal ini, akunya, beberapa pemain tidak dalam kondisi fit. "Anak-anak beberapa kurang sehat," tambah Toiran.

Jadwal Minggu (25/1):

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.