Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Sherly Imbau Transportasi Laut untuk Waspadai Cuaca Buruk

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 07:01 WIB | Oleh:
Gubernur Sherly Imbau Transportasi Laut untuk Waspadai Cuaca Buruk Doc: antara foto
Ket. Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda

TERNATE - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, menghimbau kepada masyarakat pengguna transportasi laut di seluruh kabupaten/kota di Malut untuk mewaspadai cuaca buruk yang masih terjadi saat ini.

"Ya, kita terus menghimbau semua masyarakat khususnya nelayan dan pengguna moda transportasi laut untuk dapat waspada akan cuaca buruk yang terjadi saat ini," kata Sherly menyusul adanya gelombang tinggi disertai laka laut di wilayah Malut, Sabtu (24/1).

Menurut Gubernur, baik itu curah hujan yang tinggi, angin kencang hingga gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Gubernur mengingatkan agar dapat memperhatikan aturan keamanan dan petunjuk yang diberikan BMKG sebelum turun ke laut.

"Jangan sampai membahayakan keselamatan, jika cuaca buruk mohon untuk tidak melaut serta selalu gunakan baju pelampung yang disediakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Dilansir dari surat Nomor.B/ME.01.05/PDGT/23/KTTE/I/2026 yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Sultan Baabullah Ternate, sebagian wilayah pesisir akan mengalami gelombang tinggi berkisar 1,25-2,5 meter, sementara area seputaran laut Morotai. kepulauan Loloda, perairan Gebe serta timur kepulauan Halmahera tinggi gelombang mencapai 4 meter.

"Tidak hanya itu, Sherly juga menghimbau kepada masyarakat pengguna moda transportasi laut untuk memperhatikan himbauan KSOP sebelum berangkat. "Jangan mengabaikan aturan keselamatan, dengan tetap nekat berangkat dengan kelebihan muatan serta di tengah cuaca ekstrem seperti sekarang ini," tambahnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama BMKG terus berkomitmen memberikan informasi cuaca terkini, peringatan dini yang tepat waktu, serta dukungan teknis kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keselamatan masyarakat selama periode cuaca ekstrim pada awal tahun ini.

"Sekali lagi masyarakat dihimbau untuk tidak berbuat nekat karena dapat berdampak buruk dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan sulit untuk diatasi bersama," kata Sherly.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.