Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Literasi Kuno, Angkor Wat Revitalisasi Perpustakaan

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 17:12 WIB | Oleh:
Jaga Literasi Kuno, Angkor Wat Revitalisasi Perpustakaan Doc: AFP

PHNOM PENH - Para arkeolog saat ini sedang aktif terlibat dalam upaya restorasi perpustakaan bagian utara di objek wisata ikonis Angkor Wat, yang terletak di Taman Arkeologis Angkor, Kamboja.

Otoritas Nasional APSARA (APSARA National Authority/ANA) Kamboja dalam rilis pers yang dipublikasikan Kamis (22/1), menyebut proyek restorasi selama empat bulan terhadap perpustakaan utara yang rusak di tingkat kedua Angkor Wat itu dimulai pada November 2025 dan dijadwalkan akan rampung pada Februari 2026.

Mao Sokny, seorang petugas teknis di Departemen Konservasi Monumen dan Arkeologi Preventif ANA, mengatakan struktur perpustakaan itu telah mengalami kerusakan di beberapa area.

Dia menambahkan bahwa batu-batu fondasi telah mengalami kerusakan, beberapa blok batu telah bergeser dari posisi semula, dan sejumlah batu atap telah runtuh.

"Pekerjaan restorasi meliputi penggantian batu fondasi yang hilang untuk memastikan kestabilan struktural, penataan kembali batu atap yang runtuh ke posisi semula, dan penyegelan fondasi dengan mortar tahan air," kata Sokny.

"Selain itu, tim konservasi batu menerapkan teknik perbaikan khusus untuk memperkuat elemen-elemen yang mengalami pelapukan seperti tiang, dinding, kusen pintu, dan beberapa relief bas Apsara," tambahnya.

Menurut Sokny, pekerjaan restorasi tersebut saat ini progresnya telah mencapai sekitar 60 persen.

Dibangun pada abad ke-12 oleh Raja Suryavarman II, Angkor Wat merupakan salah satu monumen utama di Taman Arkeologi Angkor yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO di Provinsi Siem Reap, Kamboja.

Taman Arkeologi Angkor seluas 401 kilometer persegi ini memiliki 91 kuil kuno yang dibangun antara abad ke-9 hingga ke-13.

Lima pasar sumber wisatawan utama untuk situs kuno ini adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, China, dan Jepang. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.