Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJS Kesehatan Gelontorkan 50,2 Triliun Biayai Kasus Penyakit Kronis

📅 Sabtu, 24 Jan 2026, 11:40 WIB | Oleh:
BPJS Kesehatan Gelontorkan 50,2 Triliun Biayai Kasus Penyakit Kronis  Doc: bpjs-kesehatan.go.id

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluarkan dana sebesar 190,3 triliun rupiah untuk biaya pelayanan kesehatan. Alokasi anggaran tersebut digunakan membiayai layanan kesehatan primer serta rujukan pada berbagai rumah sakit sepanjang tahun 2025.

Biaya sebesar 50,2 triliun rupiah terserap untuk menangani 59,9 juta kasus penyakit kronis di seluruh wilayah Indonesia. Penyakit jantung menjadi beban biaya tertinggi karena mencapai angka 17,3 triliun rupiah dengan total 29,7 juta kasus.

“Dari tahun ke tahun, biaya yang dibayarkan untuk penyakit kronis makin meningkat. Padahal penyakit-penyakit tersebut sebenarnya bisa dicegah sejak dini jika kita konsisten menerapkan pola hidup sehat,” ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, Jumat (23/1).

Gagal ginjal menempati posisi kedua terbanyak dengan biaya 13,3 triliun rupiah dari total 12,6 juta kasus layanan. Penyakit kanker menyusul pada posisi ketiga dengan biaya 10,3 triliun rupiah bagi 7,2 juta kasus pasien medis.

Rizzky mengimbau masyarakat agar melakukan aktivitas fisik secara rutin demi menekan risiko munculnya berbagai macam penyakit kronis. BPJS Kesehatan menginisiasi program Gerak 335 melalui jalan santai dan jalan cepat selama total durasi 30 menit.

“Upaya pencegahan juga bisa dilakukan dengan melakukan Skrining Riwayat Kesehatan di Aplikasi Mobile JKN, chat Whatsapp PANDAWA di nomor 08118165165, lewat website resmi BPJS Kesehatan, atau datang langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Proses pengisiannya cuma 5-10 menit, namun besar manfaatnya."

"Melalui Skrining Riwayat Kesehatan, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya, apakah berisiko mengidap penyakit kronis atau tidak. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula penanganannya,” kata Rizzky.

Guru Besar Bidang Ilmu Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II, Prof. Trina Astuti, menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat. Trina menyebutkan masyarakat harus membiasakan pola makan bergizi dan istirahat yang cukup untuk menjaga kondisi tubuh.

Peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 akan jatuh pada tanggal 25 Januari mendatang dengan mengusung empat pilar gizi seimbang. Masyarakat perlu mengonsumsi makanan beragam serta melakukan perilaku hidup bersih untuk mencegah risiko penyakit kronis yang berbahaya.

“Makanan yang kita konsumsi juga punya peran besar untuk mencegah penyakit kronis. Oleh karena itu ada panduan makan bernama ‘Isi Piringku’. Setengah piring berisi sayur dan buah, seperempat piring berisi karbohidrat, dan seperempat piring untuk lauk pauk berupa protein hewani atau nabati. Panduan ini memudahkan kita melihat apakah dalam sehari, kebutuhan gizi kita sudah terpenuhi atau belum,” ucap Trina.

“Sehat dimulai dari isi piring. Ada sumber energi, ada sumber protein, ada sumber vitamin dan serat. Kedua, olahraga penting, biasakan naik tangga alih-alih eskalator. Ketiga, pantau berat badan secara rutin. Tiga kebiasaan tersebut yang paling optimal bisa kita lakukan sehari-hari untuk mencegah penyakit kronis,” imbuh dia.

Langkah pencegahan dini melalui skrining kesehatan serta pola makan sehat pun diharapkan mampu menurunkan angka beban biaya kesehatan nasional. Kesadaran kolektif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program jaminan kesehatan nasional milik pemerintah bagi seluruh rakyat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.