Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bandung Catat 85 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Telah Beroperasi

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Pemkab Bandung Catat 85 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Telah Beroperasi Doc: antara foto
Ket. Gerai Koperasi Desa Merah Putih akan dibangun di Kabupaten Bandung.

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat (Jabar), mencatat sebanyak 85 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah aktif beroperasi per Desember 2025 dari total 270 yang telah terbentuk secara kelembagaan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Jumat (23/1), menjelaskan bahwa kehadiran gerai KDMP ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bandung memperkuat ekonomi desa serta mendorong pemerataan akses kebutuhan pokok masyarakat.

"Berdasarkan data terakhir per Desember 2025, alhamdulillah telah terdapat 85 gerai KDMP yang aktif beroperasi. Ke depan, kita akan terus mendorong penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan agar masyarakat merasakan kehadirannya," jelasnya.

Pihaknya juga sebelumnya telah menargetkan minimal 50 persen gudang dan gerai KDMP di 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung dapat terbangun sampai Maret 2026.

Dia menjelaskan bahwa pengembangan tersebut tidak hanya difokuskan pada penambahan jumlah gerai, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi agar mampu mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan KDMP diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, dia menjelaskan bahwa upaya tersebut menjadi salah satu cara Pemkab Bandung untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap desa persiapan agar mampu mengelola perekonomian secara mandiri.

Dia menegaskan bahwa proses pendampingan tersebut juga akan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan melibatkan berbagai perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Bupati menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus tumbuh seiring dengan pemajuan ekosistem perekonomian serta pelayanan publik yang humanis dan berkeadilan.

"Inilah pondasi desa yang kuat, berdaya saing dan berkelanjutan, desa yang maju tanpa kehilangan jatidiri, dan sejahtera tanpa mengorbankan masa depan," katanya.

Dia berharap desa memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan pembangunan desa sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

M Abdur Rohim
M Abdur Rohim
24 Jan 2026, 21:45 WIB.

info mau ikutan kerja,
yg bisa saya hubungi siapa

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.