Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian PU-Adhi Karya Percepat Bangun Jembatan Krueng Tingkeum

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 09:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian PU-Adhi Karya Percepat Bangun Jembatan Krueng Tingkeum Doc: Adhi Karya
Ket. Pembangunan Jembatan Permanen Duplikasi Krueng Tingkeum.

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk berkolaborasi melakukan percepatan pemulihan konektivitas antarwilayah pascabencana melalui pembangunan jembatan permanen, yang merupakan duplikasi Jembatan Krueng Tingkeum.

"Kita mulai pembangunan permanen beberapa jembatan dan penanganan longsoran di beberapa titik di Aceh. Kita percepat walaupun masih tahap tanggap darurat karena sebagian yang lewat sudah macet, kita tidak bisa mengontrol 100 persen tonase kendaraan. Kalau tidak dipercepat, pembatasan kendaraan berat akan terus menimbulkan persoalan di lapangan, karena masyarakat juga butuh logistik," ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/1).

Berlokasi di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, jembatan ini merupakan jembatan permanen yang dibangun tepat di sisi jembatan sementara tipe bailey yang sebelumnya telah difungsionalkan pada 27 Desember 2025 sebagai solusi darurat pasca putusnya akses akibat bencana.

Dody mengatakan pembangunan Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum merupakan satu dari delapan jembatan menandai dimulainya percepatan pembangunan jembatan permanen meskipun
sebagian wilayah masih dalam tahap tanggap darurat.

Pembangunan jembatan itu merupakan bagian dari program penanganan jembatan terdampak bencana yang dilaksanakan oleh Kementerian PU, guna memulihkan konektivitas wilayah yang terputus akibat bencana alam.

Jembatan ini tercatat sebagai satu dari 16 jembatan penghubung yang putus di Provinsi Aceh, sehingga penanganannya menjadi prioritas untuk memastikan kembali berfungsinya jalur transportasi utama yang menghubungkan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Direktur Utama Adhi Karya Moeharmein Zein Chaniago menyampaikan bahwa akses infrastruktur adalah fondasi pemulihan wilayah, karena dapat mempercepat distribusi bantuan, aktivitas ekonomi, dan layanan publik kepada masyarakat.

Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat menghubungkan kembali konektivitas antar wilayah, sekaligus menjadi penggerak pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

"Jembatan Krueng Tingkeum berperan strategis sebagai penghubung utama lintas timur Sumatera yang menjadi akses vital bagi aktivitas pendidikan, layanan kesehatan, distribusi logistik, serta pergerakan ekonomi masyarakat. Pembangunan jembatan permanen ini diharapkan mampu memperlancar kembali arus transportasi darat yang sempat terganggu, memastikan kelancaran jalur logistik, serta mendorong pemulihan perekonomian daerah dan masyarakat secara bertahap pasca bencana," kata Zein.

Pembangunan Jembatan ditargetkan selesai pada Juli 2026, sehingga dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat konektivitas antar wilayah secara berkelanjutan.

Selama masa konstruksi berlangsung, jembatan bailey yang telah berfungsi akan tetap dioperasikan guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat. ADHI bersama Kementerian PU berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana di Provinsi Aceh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.