Pecepat Pemulihan Pasca Bencana, UI Inisiasikan Konsorsium Kampus
Rabu, 21 Jan 2026, 16:32 WIBDEPOK - Universitas Indonesia (UI) kembali mengambil langkah nyata dalam kemanusiaan. Menjadi tuan rumah rapat koordinasi di FKUI Salemba, UI bersama para pemangku kepentingan membahas usulan program percepatan pemulihan pascabencana yang melanda wilaya Sumatera pada tahun 2025 lalu.
Fokus utama pertemuan ini adalah pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Penanganan Pascabencana. Melalui konsorsium ini, universitas-universitas di Indonesia diharapkan bisa bergerak lebih cepat dan terpadu dalam memulihkan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial di wilayah terdampak.Â
Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek, Dr. Fauzan Adziman, menegaskan bahwa pemerintah sangat mengandalkan kapasitas akademik kampus. Tujuannya agar pemulihan tidak hanya bersifat sementara, tapi berbasis riset yang berkelanjutan.
"Pemerintah ingin program pemulihan dan rekonstruksi ini dirancang secara terintegrasi agar dampaknya benar-benar terasa dalam jangka panjang," jelas Dr. Fauzan dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Kegiatan ini merupakan hasil inisiatif bersama UI, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).Â
Dan Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, menyampaikan bahwa UI telah memiliki pengalaman panjang dalam respons kebencanaan melalui program UI Peduli Bencana yang dijalankan secara berkelanjutan.
âSelama 10 tahun terakhir, Universitas Indonesia menjalankan UI Peduli Bencana di berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua. Respons yang dilakukan tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut dengan pendampingan berkelanjutan yang melibatkan fakultas, tenaga kesehatan, alumni, dan mahasiswa,â tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi UI untuk berkontribusi aktif dalam konsorsium perguruan tinggi yang sedang dibentuk.
Sebagai penutup, Ketua MRPTNI, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST, MT, menekankan pentingnya kerja bersama antarpenguruan tinggi agar berbagai inisiatif pascabencana dapat berjalan lebih terarah.
âPenanganan pascabencana tidak dapat dilakukan secara terpisah-pisah karena jika dilakukan sendiri- sendiri dampaknya akan terbatas, sementara melalui kerja bersama yang kolaboratif, lintas perguruan tinggi, dan lintas disiplin, manfaat yang dihasilkan akan jauh lebih signifikan,â katanya.
Melalui pembahasan ini, UI bersama MRPTNI dan Kemendikti Saintek mendorong terbentuknya kolaborasi antarpenguruan tinggi negeri yang lebih terukur dan berkelanjutan dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
- Universitas Indonesia
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
UI Jalin Kerja Sama dengan Rusia untuk Riset Transportasi Publik Inovatif
-
Kasus Alvaro Terkuak: Ini Cerita Detik-detik Ayah Tiri Tewas Gantung Diri
-
Kemenko Pangan Pastikan Kebutuhan Beras Industri Dipenuhi dari Dalam Negeri
-
BGN Sebut Program MBG Kini Telah Didukung 23.000 SPPG
-
Si Kurus Legenda "Striker" Timnas Indonesia Pimpin Seleksi Timnas U-17
-
Arus balik kereta api di Bandung
-
Jaringan Listrik AS Padam Usai Dihantam Badai Salju
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.