Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Tak Kenal Hujan, Nabilah Dorong Insentif Satgas SDA Diperhatikan

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Kerja Tak Kenal Hujan, Nabilah Dorong Insentif Satgas SDA Diperhatikan Doc: Istimewa.
Ket. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi (ketiga kanan) dalam rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa (20/1).

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta lebih serius memperhatikan kesejahteraan Satgas Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang bekerja ekstra di tengah cuaca yang tidak menentu. Pola pekerjaan yang banyak dilakukan secara swakelola membuat beban fisik sepenuhnya ditanggung petugas lapangan.

Dengan intensitas kerja yang nyaris tanpa jeda—berpindah dari satu titik ke titik lain untuk menangani saluran, genangan, hingga potensi banjir—risiko kelelahan dan penurunan keselamatan kerja menjadi tantangan nyata. Tanpa dukungan kesejahteraan yang memadai, efektivitas pengendalian banjir berpotensi ikut terdampak.

Komisi D DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi hasil reses tahun 2025 sekaligus membahas rencana pelaksanaan reses berikutnya.

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi, M.Si, meminta perhatian serius Pemprov DKI terhadap kesejahteraan Satgas Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang bekerja ekstra di tengah cuaca tidak menentu.

Nabilah menyoroti banyaknya pekerjaan SDA yang dilakukan secara swakelola, sehingga beban fisik sepenuhnya ditanggung petugas lapangan. Menurutnya, Satgas SDA hampir bekerja setiap hari dari satu lokasi ke lokasi lain untuk menangani saluran, genangan, dan potensi banjir.

“Kalau swakelola, berarti teman-teman Satgas SDA kerjanya luar biasa. Mereka bekerja fisik terus-menerus, bahkan di saat cuaca ekstrem,” ujar Nabilah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (21/1).

Ia pun meminta agar Pemprov DKI mempertimbangkan insentif tambahan dan lembur bagi Satgas yang mengandalkan tenaga fisik, khususnya SDA. Permintaan tersebut disampaikan kepada jajaran Pemprov agar diteruskan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta.

Nabilah juga mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi kesehatan petugas di lapangan. Ia menyebut adanya informasi petugas yang harus mendapat penanganan medis akibat kelelahan kerja.

“Tadi pagi saya dengar ada petugas yang sampai masuk IGD. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Menurut Nabilah, perhatian terhadap kesejahteraan Satgas lapangan menjadi elemen krusial dalam menjaga kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kebencanaan dan pengelolaan lingkungan.

Dukungan yang memadai tidak hanya berpengaruh pada kondisi kerja petugas, tetapi juga menentukan tingkat kesiapsiagaan Jakarta dalam menghadapi musim hujan.

Tanpa perlindungan dan apresiasi yang seimbang dengan beban tugas, respons cepat di lapangan berisiko melemah di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi (ketiga kanan) dalam rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa (20/1).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Percepat Penat...
Olahraga
Dengan Pemain Segudang, Kal...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.