Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Klaim Stabilitas Ekonomi Jakarta Tetap Kuat, Ini Indikatornya

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Klaim Stabilitas Ekonomi Jakarta Tetap Kuat, Ini Indikatornya Doc: antara foto
Ket. Gedung-gedung di Jakarta.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan, stabilitas ekonomi Jakarta saat ini tetap terjaga kuat dengan capaian investasi dan pengelolaan fiskal yang melampaui target.

"Di tengah dinamika perekonomian global nasional, Alhamdulillah perekonomian DKI Jakarta tetap terjaga dengan baik. Inflasi, aktivitas ekonomi yang berkelanjutan, serta iklim investasi yang kondusif," kata Pramono di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/1).

Hal itu disampaikan saat konferensi pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Menurut Pramono, ekonomi Jakarta tumbuh stabil dengan dukungan kebijakan fiskal yang berdampak nyata, dengan pertumbuhan kumulatif 5,03 persen. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan di tahun 2025 Jakarta akan tumbuh 4,6 sampai dengan 5,4 persen.

Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu sektor yang tumbuhnya paling tinggi, yaitu 9,79 persen, dengan kontribusi kurang lebih 5,13 persen.

Pemaparan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap transparansi dan akuntabilitas publik.

Hingga 31 Desember 2025, APBD DKI Jakarta yang dianggarkan sebesar Rp91,86 triliun telah terealisasi sangat baik.

Pendapatan daerah tercatat sebesar Rp79,94 triliun yang tidak hanya berasal dari pajak daerah dan retribusi daerah, tetapi juga pemanfaatan aset yang mencapai Rp448 miliar. Sementara belanja daerah terealisasi Rp76,05 triliun.

"Pembiayaan daerah tercatat Rp1,89 triliun. SiLPA pada Desember 2025, Rp5,78 triliun. Dengan surplus anggaran sebesar Rp3,89 triliun," katanya.

Sedangkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ketiga tahun 2025 tercatat pada angka 4,96 persen. Angka ini menunjukkan pemulihan dan stabilitas perekonomian kota Jakarta dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Desember 2025 berada pada level 145,33.

Pramono menyebut hal ini menunjukkan optimisme yang tinggi. Kepercayaan investor kepada Pemprov DKI cukup kuat yang terlihat dari angka inflasi Jakarta 2,63 berada di bawah inflasi nasional 2,92. Sementara realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp270,9 triliun.

Dengan keterbukaan dan akuntabilitas yang baik ini, Pramono berharap dapat menjadi hal positif bagi Pemprov DKI, pelaku usaha dan juga masyarakat Jakarta.

"Jakarta memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan manfaat pembangunan yang dirasakan oleh seluruh warga Jakarta," ujar Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.