Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Skandinavia Satu Suara, Norwegia Dukung Langkah Strategis Denmark

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 16:23 WIB | Oleh:
Skandinavia Satu Suara, Norwegia Dukung Langkah Strategis Denmark Doc: AFP

OSLO - Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada Senin (19/1) bahwa ia menerima pesan teks pada Minggu (18/1) sore dari Presiden AS Donald Trump.

Dalam pernyataan itu, Store menegaskan kembali sikap Norwegia terkait Greenland, dengan mengatakan Greenland merupakan bagian dari Kerajaan Denmark dan Norwegia "sepenuhnya mendukung Kerajaan Denmark dalam hal ini."

Store menuturkan pesan teks dari Trump itu dikirim sebagai tanggapan atas pesan singkat yang dia kirim sebelumnya pada hari yang sama atas nama dirinya dan Presiden Finlandia Alexander Stubb.

Disampaikan Store, dalam pesan mereka kepada Trump, mereka menyuarakan penolakan terhadap kenaikan tarif yang telah diumumkan, menekankan perlunya deeskalasi, serta mengusulkan pembicaraan via telepon antara Trump, Stubb, dan Store pada hari yang sama.

"Tanggapan dari Trump datang tak lama usai pesan itu dikirim," ujar Store, sembari menambahkan bahwa keputusan untuk membagikan pesannya kepada para pemimpin NATO lainnya merupakan keputusan Trump.

Dalam pernyataan itu, Store juga menyinggung tentang Hadiah Nobel Perdamaian. "Saya telah menerangkan dengan jelas, termasuk kepada Presiden Trump, hal yang telah diketahui luas, penghargaan itu dianugerahkan oleh Komite Nobel yang independen, bukan oleh Pemerintah Norwegia," tutur Store.

Menurut laporan media setempat, dalam pesan teksnya kepada Store, Trump menanggapi keputusan Norwegia yang tidak menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian kepada dirinya atas perannya yang dia sebut "menghentikan delapan perang," seraya mengatakan "saya tidak lagi merasa berkewajiban untuk hanya memikirkan perdamaian." Trump menambahkan bahwa saat ini dia dapat "memikirkan apa yang baik dan tepat" bagi AS.

Lebih lanjut, Trump mengklaim bahwa sejak NATO didirikan, AS telah memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan negara mana pun untuk NATO, dan "kini NATO harus melakukan sesuatu bagi AS." Dia menegaskan "kendali penuh dan total atas Greenland" oleh AS merupakan satu-satunya cara untuk memastikan keamanan global.

Pada Sabtu (17/1), Trump mengatakan AS akan menerapkan tarif 10 persen untuk barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari, dan mengancam akan menaikkan tarif itu hingga 25 persen mulai 1 Juni kecuali tercapai kesepakatan terkait tuntutannya tentang "pembelian penuh dan total" Greenland. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.