Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Rumah Terendam akibat Tanggul Citarum di Muara Gembong Jebol

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 12:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Rumah Terendam akibat Tanggul Citarum di Muara Gembong Jebol Doc: ANTARA
Ket. Warga Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi bergotong royong membendung tanggul jebol di aliran Sungai Citarum, Selasa dini hari.

Kabupaten Bekasi – Tanggul Sungai Citarum di Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, jebol menyebabkan air sungai meluap hingga merendam ratusan permukiman warga.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (19/1) pukul 23.50 WIB setelah debit Sungai Citarum meningkat signifikan akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Derasnya tekanan air membuat tanggul tidak lagi mampu menahan aliran sungai hingga akhirnya jebol.

"Tidak lama setelah tanggul jebol, air langsung mengalir deras ke kawasan permukiman. Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan mencapai sekitar satu meter, merendam rumah warga dan jalan utama desa," kata warga setempat Satibi (45), Selasa (20/1).

Dia mengatakan kondisi tanah di sekitar tanggul memang sudah rapuh sehingga mudah tergerus arus air. Selain itu letak tanggul yang berbatasan langsung dengan jalan raya membuat luapan air lebih cepat masuk ke area permukiman.

"Tanahnya masih gembur. Begitu air naik, langsung terkikis dan air cepat mengalir ke kampung," katanya.

Warga setempat inisiatif melakukan penanganan darurat dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir serta bambu. Sebagian warga juga mengevakuasi anggota keluarga dan memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Selain merendam permukiman, banjir akibat jebol tanggul turut mengganggu aktivitas masyarakat karena akses jalan utama ikut terendam. Ancaman juga membayangi sektor pertanian dan perikanan, ribuan hektare tambak dan sawah dikhawatirkan mengalami gagal panen.

Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriyadi, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan petugas masih melakukan penanganan darurat di lokasi dengan membuat tanggul penahan sementara.

Dody menyatakan berdasarkan hasil mitigasi di lapangan, tanggul Sungai Citarum jebol sepanjang enam meter. Ratusan rumah warga di Desa Pantai Bakti terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.