Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BGN Ungkap Akhir 2025 Ada 19.188 SPPG dan 55,1 Juta Penerima MBG

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 13:58 WIB | Oleh:
Kepala BGN Ungkap Akhir 2025 Ada 19.188 SPPG dan 55,1 Juta Penerima MBG Doc: antara foto
Ket. Paparan Kepala BGN terkait program MBG dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) BGN dengan dengan Komisi IX DPR RI,di Jakarta, Selasa.

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan selama 2025 jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ada sebanyak 19.188 unit dengan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 55,1 juta orang.

"Pada tanggal 31 Desember 2025 kita tutup dengan jumlah SPPG 19.188 dan melayani 55,1 juta penerima manfaat," kata Dadan Hindayana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) BGN dengan dengan Komisi IX DPR RI,di Jakarta, Selasa (20/1).

Ia mengatakan implementasi tersebut terwujud berkat dana bantuan pemerintah yang terserap untuk MBG senilai Rp55,2 triliun, melebihi target yang seharusnya Rp52,2 triliun.

"Dana bantuan pemerintah yang terserap untuk makan bergizi Rp55,2 triliun melebihi target yang harusnya Rp52,2 triliun karena Badan Gizi mendapatkan anggaran biaya tambahan dari Kementerian Keuangan dan total porsi yang kita olah selama satu tahun kurang lebih 3,7 miliar porsi," kata Dadan Hindayana.

Ia menambahkan bahwa per 19 Januari 2026 tercatat telah berdiri 21.102 SPPG dan menjangkau 58,3 juta penerima manfaat Program MBG dengan dana operasional harian mencapai Rp855 miliar.

"Dan realisasi anggaran sampai hari ini itu sudah mendekati Rp18 triliun. Jadi Rp17,398 triliun itu per 16 Januari 2026. Per pagi ini sudah mendekati Rp18 triliun," kata Dadan Hindayana.

Dari anggaran MBG, lanjutnya, sebanyak 70 persen digunakan untuk membeli bahan baku pangan, 20 persen membiayai operasional termasuk menggaji relawan, dan 10 persen untuk insentif bagi seluruh mitra yang bergabung dalam Program MBG.

Program MBGdimulai pada 6 Januari 2025 dengan diawali 190 SPPG di 26 provinsi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.