Drone Tempur Kizilelma Turki Lulus Uji Coba Baru Kecepatan 0,82 Mach

Selasa, 20 Jan 2026, 04:36 WIB

ANKARA - Dilengkapi dengan mesin buatan Ukraina, jet tempur tanpa awak Kizilelma buatan perusahaan Turki Baykar mendekati kecepatan maksimum yang diharapkan selama pengujian.

Drone tempur buatan Baykar Turki ini berhasil mencapai kecepatan 264 knot atau 0,82 Mach selama pengujian. Ini adalah momen yang sangat penting yang membawa pengembangan lebih dekat ke kemampuan pesawat tempur berawak.

Ket. Foto: Pada Desember 2025, dua prototipe Kizilelma melakukan penerbangan otonom dan mulai beroperasi, mendemonstrasikan fungsionalitasnya untuk melakukan misi patroli. Turki juga menguji penggunaan berbagai senjata . — Sumber: Istimewa

Dari Defense Express, layanan pers Baykar melaporkan pencapaian ini dan menerbitkan video terkait dari pengujian tersebut. Sangat mungkin bahwa "rekor" tersebut dicapai oleh prototipe yang dilengkapi dengan mesin AI-322F Ukraina yang lebih bertenaga, bukan AI-25TLT.

Artinya, selain industri pertahanan Turki, ini juga bisa menjadi prestasi bagi industri Ukraina, yang mampu menciptakan mesin pesawat yang sesuai. Meskipun, kemungkinan besar, produksi mesin ini akan dilakukan di fasilitas Turki dengan transfer teknologi, para spesialis Ukraina telah memperoleh pengalaman dan kompetensi baru dalam pengembangan mesin pesawat, yang dapat diterapkan di masa depan.

Perlu dicatat bahwa kecepatan maksimum yang diumumkan sebelumnya untuk UAV ini adalah 0,9 Mach. Kemungkinan besar, kita akan segera melihat pencapaian karakteristik yang direncanakan, mengingat laju pengembangan UAV ini yang cukup tinggi.

Pada Desember 2025, dua prototipe Kizilelma melakukan penerbangan otonom dan mulai beroperasi, mendemonstrasikan fungsionalitasnya untuk melakukan misi patroli. Turki juga menguji penggunaan berbagai senjata .

Perlu diingat bahwa Baykar berencana untuk memasok dua UAV pertama ke angkatan bersenjata Turki pada kuartal pertama tahun 2026. Hal ini akan membantu membiasakan militer dengan sistem baru tersebut dan mengidentifikasi potensi kekurangan dan "masalah awal" dari pesawat tempur tanpa awak yang baru ini.

Seperti yang dilaporkan Defense Express sebelumnya, Turki mengusulkan UAV Bayraktar TB2/TB3 ke negara tersebut hanya dengan 3 Global Hawk, yaitu Sea Guardian sewaan .

  • Drone Kizilelma

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.