Wasit Jadi Sorotan, Ini Alasan Frenkie de Jong Meluapkan Kekecewaan Usai Barcelona Tumbang

Senin, 19 Jan 2026, 15:25 WIB

JAKARTA - Kekalahan Barcelona dari Real Sociedad tak hanya mengakhiri laju impresif Blaugrana, tetapi juga memicu kekecewaan mendalam dari Frenkie de Jong. Gelandang asal Belanda itu secara terbuka mengkritik kepemimpinan wasit setelah Barcelona takluk 1-2 pada laga pekan ke-20 Liga Spanyol di Stadion Anoeta, Senin (19/1) dini hari WIB.

Hasil tersebut menghentikan rentetan 11 kemenangan beruntun Barcelona di semua kompetisi. Gol Mikel Oyarzabal dan Goncalo Guedes memastikan kemenangan tuan rumah, sekaligus memangkas jarak Barcelona dengan Real Madrid di puncak klasemen La Liga menjadi hanya satu poin.

Ket. Foto: — Sumber: Yahoo

Usai pertandingan, De Jong menilai Barcelona sebenarnya layak meraih kemenangan. Ia menyoroti dominasi permainan tim asuhan Hansi Flick yang gagal berbuah hasil maksimal karena buruknya penyelesaian akhir.

Barcelona disebut menciptakan banyak peluang sepanjang laga, namun solidnya penampilan kiper Real Sociedad, Alex Remiro, menjadi pembeda. Remiro tercatat melakukan delapan penyelamatan krusial yang menggagalkan sejumlah peluang emas Blaugrana.

“Kami bermain bagus dan menciptakan banyak peluang, tetapi harus mencetak gol. Itu satu-satunya masalah hari ini,” ujar De Jong kepada media, dikutip dari Marca.

Kekecewaan De Jong semakin bertambah ketika menyinggung keputusan wasit Jesus Gil Manzano. Ia merasa pertandingan seharusnya mendapatkan tambahan waktu lebih panjang, terutama karena kiper Real Sociedad dinilai kerap mengulur waktu di menit-menit akhir.

De Jong mengaku sudah menyampaikan protes langsung kepada wasit terkait hal tersebut. Namun, keluhannya tak mendapat respons yang ia harapkan.

“Untuk satu kali tendangan gawang saja butuh hampir satu menit. Normalnya waktu tambahan ditambah, tetapi tidak ada tambahan bahkan 10 detik,” ucapnya.

Situasi itu membuat De Jong semakin frustrasi, terlebih setelah ia justru diganjar kartu ketika menyampaikan keberatan sebagai kapten tim. Menurutnya, komunikasi antara pemain dan wasit berjalan buruk sepanjang laga.

Ia juga menyinggung keputusan kontroversial lain, yakni dianulirnya gol Lamine Yamal karena offside dalam proses terjadinya gol. De Jong mengaku belum melihat ulang kejadian tersebut, namun menyebut informasi yang ia terima menyatakan posisi Yamal tidak offside.

“Kalau memang offside, ya offside. Tapi kami diberitahu bahwa itu tidak offside. Tahun lalu, kejadian serupa juga terjadi di sini,” katanya.

De Jong menilai sikap wasit di lapangan membuat pemain kesulitan menyampaikan pendapat. Ia menegaskan bahwa sebagai kapten, dirinya seharusnya bisa berdialog dengan pengadil pertandingan.

“Anda bahkan tidak bisa berbicara dengan wasit. Dia melihat saya seperti berkata ‘saya lebih dari kamu’. Itu sangat membuat frustrasi. Anda tidak bisa bersikap seperti itu,” tutup De Jong.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.