Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puasa Ramadan Sebentar Lagi! Kapan Waktu yang Tepat Makan Kurma? Ini Saran Ahli Gizi

📅 Senin, 19 Jan 2026, 21:45 WIB | Oleh:
Puasa Ramadan Sebentar Lagi! Kapan Waktu yang Tepat Makan Kurma? Ini Saran Ahli Gizi Doc: Antara/Angga Budhiyanto
Ket. Penjual menunjukkan buah kurma dalam kemasan di Pusat Kurma Serang, Kota Serang, Banten.

JAKARTA - Setiap kurma mengandung 5 hingga 18 gram karbohidrat yang bisa cepat terurai, sehingga dapat memberikan pasokan bahan bakar cepat bagi tubuh.

Ahli gizi terdaftar sekaligus penulis "The Everything Easy Pre-Diabetes Cookbook", Lauren Harris-Pincus, MS, RDN, menyarankan kurma dijadikan sebagai camilan di antara waktu makan untuk menambah energi.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Health pada Senin (19/1), dia mengatakan bahwa mengonsumsi kurma sekitar pukul 15.00 bisa mengatasi penurunan energi pada sore hari.

Ahli gizi Stacey Woodson, MS, RD, LDN, menyarankan konsumsi kurma sebelum berlatih untuk menunjang kegiatan olahraga.

"Kurma adalah pilihan cerdas sebagai camilan pra-olahraga, karena kandungan karbohidratnya membantu memberi energi pada otot yang bekerja, sementara kaliumnya mendukung fungsi otot yang optimal," katanya.

Kurma juga baik dimakan setelah berolahraga menurut ahli gizi olahraga Roxana Ehsani, MS, RD, CSSD.

Menurut dia, karbohidrat dalam kurma, terutama bila dipadukan dengan protein, bisa membantu memulihkan dan mengisi kembali glikogen otot.

Selain itu, karena tubuh kehilangan kalium karena berkeringat saat berolahraga, kurma dapat membantu mengatasinya.

Ahli gizi Stacey Woodson mengatakan bahwa kurma juga mendukung pencernaan yang sehat karena mengandung senyawa anti-inflamasi serta cukup serat.

Sebagai gambaran, tiga butir kurma Medjool tanpa biji bisa menyediakan 4,8 gram serat atau sekitar 13 persen hingga 19 persen dari kebutuhan harian serat.

Serat membantu mengatur pergerakan usus dan menurut sebuah studi tahun 2025 serat dalam kurma dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di usus, faktor penting bagi kesehatan pencernaan.

Penelitian belum menentukan waktu tertentu dalam sehari yang paling tepat untuk menikmati manfaat pencernaan dari kurma, tetapi mengonsumsi kurma sebagai camilan di antara waktu makan dianggap sebagai pilihan yang tepat.

Woodson menyebut kurma sebagai camilan ideal di sela-sela waktu makan, karena seratnya membantu menjaga ritme pencernaan yang stabil sepanjang hari.

"Jeda ini memungkinkan sistem pencernaan mendapat manfaat serat secara konsisten tanpa membuatnya kewalahan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.