Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Dana Rp31 Miliar untuk Modifikasi Cuaca 2026

📅 Senin, 19 Jan 2026, 15:25 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Dana Rp31 Miliar untuk Modifikasi Cuaca 2026 Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp31 miliar untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang 2026.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp31 miliar untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang 2026 sebagai langkah strategis menghadapi potensi hujan ekstrem. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat sistem mitigasi banjir sekaligus menjaga stabilitas cuaca di wilayah ibu kota.

Anggaran tersebut dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta dengan perhitungan kebutuhan selama satu tahun penuh. Operasi Modifikasi Cuaca diposisikan sebagai instrumen pendukung pengendalian risiko banjir yang semakin sering dipicu cuaca ekstrem.

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, menyampaikan bahwa besaran anggaran telah melalui proses kalkulasi teknis bersama pemangku kepentingan terkait. Ia menegaskan perencanaan dilakukan secara menyeluruh agar OMC dapat dijalankan secara efektif dan efisien.

"Kita sudah kalkulasikan sepanjang tahun itu Rp31 miliar," kata Yohan.

Yohan mengungkapkan bahwa awalnya anggaran OMC hanya dialokasikan Rp7 miliar sebelum akhirnya ditambah berdasarkan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Penyesuaian ini dilakukan karena proyeksi cuaca 2026 dinilai memiliki potensi dinamika ekstrem yang perlu diantisipasi lebih dini.

"Awalnya itu hanya dialokasikan Rp7 miliar, tapi berdasarkan rekomendasi BMKG kemudian ditambah lagi," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa rencana OMC tidak hanya difokuskan pada musim hujan, tetapi juga akan diterapkan saat musim kemarau.

Pelaksanaan OMC di musim kemarau akan menggunakan pendekatan berbeda dibandingkan musim hujan karena tujuannya lebih diarahkan pada pengendalian awan di wilayah daratan. Strategi ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ketersediaan air sekaligus meminimalkan risiko kekeringan ekstrem.

"Kita juga ada niatan nanti masuk musim kering justru kita coba gugurkan awannya di daratan, beda metodenya," kata Yohan.

Ia menegaskan bahwa fleksibilitas metode menjadi kunci agar operasi dapat disesuaikan dengan karakter cuaca yang berubah cepat.

Meski menyiapkan anggaran besar, BPBD DKI Jakarta memastikan penggunaan dana tidak akan dipaksakan untuk terserap seluruhnya. Pelaksanaan OMC akan bergantung pada kondisi aktual cuaca dan kebutuhan lapangan.

"Kendati demikian, total anggaran tersebut tak akan dipaksakan untuk terserap seluruhnya, jika situasi kondusif maka OMC tidak akan dilakukan," ujar Yohan. 

Pendekatan ini dinilai penting agar penggunaan anggaran tetap akuntabel dan berbasis kebutuhan nyata.

Untuk tahap awal dan pertengahan 2026, BPBD menyiapkan sekitar Rp7 miliar yang juga bersifat fleksibel sesuai situasi. Penggunaan dana tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan teknis, termasuk jumlah bahan semai dalam setiap penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

22 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.