Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cirebon Mulai Uji Coba Budidaya Udang Vaname Salinitas Rendah

1 Senin, 19 Jan 2026, 19:13 WIB | Oleh:
Cirebon Mulai Uji Coba Budidaya Udang Vaname Salinitas Rendah Cirebon Mulai Uji Coba Budidaya Udang Vaname Salinitas Rendah Doc: antara foto
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat (Jabar), mulai melakukan uji coba budidaya udang vaname.

KOTA CIREBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat (Jabar), mulai melakukan uji coba budidaya udang vaname dengan tingkat salinitas rendah sebagai upaya inovasi pengembangan sektor perikanan yang dapat diterapkan di wilayah perkotaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon Elmi Masruroh di Cirebon, Senin (19/1), mengatakan program tersebut merupakan inisiatif dinasnya untuk memberdayakan komoditas udang yang dapat dibudidayakan tanpa menggunakan air laut.

Ia menjelaskan budidaya tersebut masih berada pada tahap uji coba, dengan fokus utama pada pengelolaan kualitas air agar tingkat salinitas tetap rendah dan sesuai dengan kebutuhan udang.

“Airnya harus terus dipantau supaya salinitasnya tetap rendah. Ini masih uji coba, tapi menjadi inovasi yang kami kembangkan,” katanya.

Menurut dia, udang vaname dipilih karena dinilai paling memungkinkan untuk dikembangkan dengan metode bioflok menggunakan kolam bundar.

Selain itu, kata dia, komoditas tersebut mampu hidup di air payau dengan tingkat salinitas rendah, sehingga tidak memerlukan air laut sebagai media budidaya.

Elmi menuturkan metode ini membuka peluang pengembangan budidaya udang di lingkungan perkotaan, termasuk skala rumah tangga di pekarangan warga.

“Ini bisa dikembangkan di skala rumah tangga, di pekarangan-pekarangan, karena tidak pakai air laut,” ujarnya.

Ia menyebutkan uji coba budidaya udang vaname salinitas rendah tersebut, telah berjalan selama satu tahun dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Pada uji coba sebelumnya, DKP3 Kota Cirebon telah berhasil melakukan panen dengan masa pemeliharaan udang berkisar antara 60 hingga 90 hari.

Untuk tahap penebaran awal, lanjut dia, jumlah benur atau bibit udang vaname yang ditebar mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 ekor per kolam.

Elmi menambahkan saat ini pihaknya kembali bersiap melakukan penebaran benur sebagai bagian dari kelanjutan uji coba pada tahun kedua.

Hasil panen sebelumnya, kata dia, masih dalam tahap evaluasi dan akan dihimpun lebih lanjut untuk menjadi bahan pengembangan program ke depan.

Ia berharap melalui uji coba ini, budidaya udang vaname salinitas rendah dapat diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat Kota Cirebon.

“Ke depan ini kami kenalkan juga ke masyarakat, supaya bisa menjadi alternatif usaha perikanan,” ucap dia.

Sebelumnya, DKP3 Kota Cirebon mencatat target produksi perikanan tangkap pada 2025 ditetapkan sebesar 5.090,40 ton, sedangkan realisasi produksinya selama periode tersebut mencapai 7.894,71 ton atau setara 155,09 persen dari target.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

IMF: PDB Vietnam akan Lampaui Indonesia Tahun Ini

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
IMF: PDB Vietnam akan Lampa...
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.