Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir pada Senin

5 Senin, 19 Jan 2026, 07:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir pada Senin BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir pada Senin Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Awan hujan menggelayut di langit diamati di Desa Serangan, Denpasar, Minggu (11/1/2026)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang mengepung mayoritas daerah di Tanah Air pada Senin.  

Prakirawan cuaca BMKG, Selly Brilian, dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta, Senin (19/1), menyampaikan bahwa potensi hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur Kota Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Tanjung Selor, Samarinda, Denpasar, Makassar, Kendari, Maluku, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.   

Hujan sedang berpotensi di Kota Semarang, dan Surabaya. Sementara hujan lebat dan hujan yang disertai petir diprakirakan terjadi di Kota Yogyakarta, dan Kupang. Selanjutnya di Kota Banda Aceh, Padang, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Palembang, Mataram, Palu diperkirakan berawan tebal hingga berkabut. 

Menurut BMKG kombinasi dinamika atmosfer menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca tersebut, menyusul hasil pantauan meteorologi didapati tiga siklon tropis yang berdampak langsung maupun tak langsung turut mempengaruhi potensi hujan di Indonesia. 

Siklon Tropis Nokaen tercatat tumbuh dari Bibit Siklon Tropis 91W sejak 15 Januari 2026. Sistem tersebut saat uni terpantau berada di sekitar 10,3 derajat Lintang Utara dan 128,8 derajat Bujur Timur di Timur Filipina sebelah utara Sulawesi Utara, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot atau sekitar 56 kilometer per jam serta tekanan minimum 1.000 hPa. Dalam 48-72 jam ke depan diperkirakan intensitas persisten pada kategori satu. 

Bibit Siklon Tropis 96S terpantau berada di sekitar 15,2 derajat Lintang Selatan dan 113,0 derajat Bujur Timur di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau sekitar 37 kilometer per jam serta tekanan minimum 1.002 hPa. 

Terpantau juga Bibit Siklon Tropis 97S di wilayah perairan utara Australia Utara dengan kecepatan angin 20 knot dalam 48-72 jam ke depan menjadi siklon tropis berpeluang rendah.

Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diprakirakan dapat menimbulkan potensi hujan berintensitas sedang-lebat, disertai kilat/petir angin kencang termasuk gelombang laut tinggi di atas dua meter.

BMKG menilai masyarakat mewaspadai kondisi demikian bisa juga menimbulkan dampak cuaca ekstrem kebencanaan hidro-meteorologi yang meliputi banjir, banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor dan seterusnya seiring masa puncak musim penghujan hingga akhir Februari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.