Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modernisasi Struktur Pangan: Tiongkok Perkuat Kemandirian Teknologi Pertanian

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 20:23 WIB | Oleh:
Modernisasi Struktur Pangan: Tiongkok Perkuat Kemandirian Teknologi Pertanian Doc: AFP/NOEL CELIS

BEIJING - Tiongkok berupaya mempercepat modernisasi pertanian dalam lima tahun ke depan dengan membangun sejumlah zona percontohan yang memanfaatkan reformasi mendalam dan inovasi teknologi guna meningkatkan kapasitas produksi, serta kualitas dan efisiensi output pertanian.

Menurut rencana aksi yang baru-baru ini diumumkan oleh Kementerian Pertanian dan Pedesaan Tiongkok, Kementerian Keuangan Tiongkok, dan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) Tiongkok, negara itu berencana mendirikan dan mengkualifikasikan hingga 500 zona sejenis per tahun 2030.

Rencana aksi itu menyebut bahwa pembangunan zona-zona ini akan dibagi menjadi enam kategori utama, yaitu industri biji-bijian, peternakan, industri khusus yang memiliki keunggulan, pertanian pintar, pertanian perkotaan, dan pertanian lahan kering.

Pembentukan zona-zona ini merupakan sarana penting untuk mempercepat modernisasi pertanian dan mengoordinasikan berbagai upaya dalam mempromosikan pertanian berbasis teknologi dan ramah lingkungan, serta peningkatan kualitas dan pembentukan merek dalam sektor pertanian, menurut rencana aksi tersebut.

Rencana aksi ini bertujuan agar zona-zona tersebut memainkan peran utama dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional, memastikan pasokan yang efektif dari produk-produk pertanian penting, mengembangkan kekuatan produktif berkualitas baru di sektor pertanian, serta meningkatkan sistem industri dan operasional pertanian modern.

Melalui zona-zona itu, rencana aksi tersebut mengharapkan terbentuknya model pembangunan yang dapat direplikasi dan ditingkatkan skalanya guna mendorong modernisasi pertanian di Tiongkok.

Pengumuman rencana aksi ini menyusul konferensi kerja pedesaan pusat tahunan yang digelar di Beijing bulan lalu, yang menyerukan upaya untuk secara solid mendorong revitalisasi pedesaan secara menyeluruh dan mempromosikan pengembangan terpadu perkotaan-pedesaan, dengan fokus kuat pada modernisasi pertanian dan pedesaan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.