Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Langka, Dua Rafflesia Arnoldi Mekar Sempurna di Batang Palupuh Sumbar

24 Sabtu, 17 Jan 2026, 19:26 WIB | Oleh:
Fenomena Langka, Dua Rafflesia Arnoldi Mekar Sempurna di Batang Palupuh Sumbar Fenomena Langka, Dua Rafflesia Arnoldi Mekar Sempurna di Batang Palupuh Sumbar Doc: Antara Foto
Ket. Bunga rafflesia Arnoldi mekar di Cagar Alam Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

Dua individu bunga rafflesia jenis Arnoldi mekar sempurna secara bersamaan di kawasan Cagar Alam Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu.

Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan ini merupakan pertama bunga langka itu mekar pada 2026.

Bunga rafflesia tersebut mekar pada hari ketiga satu individu dan mekar hari keempat satu individu.

"Jarak antara bunga langka tersebut tidak begitu jauh hanya sekitar 100 meter atau satu hamparan," katanya.

Ia mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara ke lokasi tidak begitu banyak dan saat ini yang datang hanya enam orang.

Kurangnya kunjungan itu dampak bencana melanda daerah itu pada akhir November 2025, sehingga jalan lintas belum lancar.

"Keberadaan bunga ada wisatawan yang datang, tetapi tidak banyak karena jalan lintas masih belum stabil. Sebelum bencana, ada sekitar 20 orang wisatawan mancanegara berkunjung melihat bunga," katanya.

Ia menambahkan dua bunga rafflesia tersebut mekar pertama di daerah itu pada awal 2026 dan tahun sebelumnya lebih 30 individu bunga rafflesia mekar di daerah itu.

Sedang jumlah knop ada 15 individu tersebar di Cagar Alam maupun di luar cagar alam tersebar di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh.

"Berkemungkinan knop bunga rafflesia tersebut mekar sempurna beberapa Minggu kedepan," katanya.

Sementara Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra menambahkan ini merupakan mekar pertama kali dalam 2026 dan uniknya dua individu ini mekar bersamaan.

"Ini sangat unik, bunga langka dan dilindungi ini mekar secara bersama," katanya.

Ia mengakui Cagar Alam Batang Palupuh dengan luas 3,4 hektare, sebagai kawasan konservasi dengan mandat habitat bunga langka dan dilindungi jenis rafflesia.

Bunga langka lainnya tentu perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...
Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.