Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kodam Merdeka Bersihkan Sekolah dan Permukiman Usai Banjir Bandang di Pulau Siau

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 07:15 WIB | Oleh:
Kodam Merdeka Bersihkan Sekolah dan Permukiman Usai Banjir Bandang di Pulau Siau Doc: antara foto
Ket. Prajurit Kodam XIII/Merdeka melakukan pembersihan pascabencana alam banjir bandang sejumlah tempat di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

MANADO - Prajurit Kodam XIII/Merdeka melakukan upaya pemulihan pascabencana alam banjir bandang sejumlah tempat di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

"Prajurit bersama warga terus melakukan pembersihan lingkungan di sejumlah lokasi terdampak bencana," kata Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E.S Lalawi, di Manado, Kamis (15/1).

Kegiatan pembersihan lingkungan sekolah dilaksanakan di SDN Inpres Batusenggo, Kampung Batusenggo. 

Pembersihan difokuskan pada area ruang kelas, halaman sekolah, serta akses masuk sekolah yang terdampak material lumpur dan sisa-sisa bencana. 

Selanjutnya pembersihan rumah-rumah warga di Kampung Laghaeng, prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, dan puing-puing yang menghambat aktivitas warga. 

"Kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas pendidikan dan kehidupan masyarakat pascabencana alam," ujarnya.

Sinergi yang terjalin antara prajurit dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan sekolah dan permukiman warga dapat segera kembali digunakan secara normal, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat setempat," katanya.

Pascabanjir bandang yang menerjang sejumlah permukiman warga di Pulau Siau pada Senin (5/1) dini hari, menyebabkan kerusakan rumah warga, korban hilang serta 17 warga meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.