Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertapreneur Aggregator, Bangun UMKM Sektor Pangan Berdaya Saing

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 14:57 WIB | Oleh:
Pertapreneur Aggregator, Bangun UMKM Sektor Pangan Berdaya Saing Doc: istimewa

JAKARTA – Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025, PT Pertamina (Persero) membangun UMKM pangan fungsional agar tumbuh sebagai pelaku usaha yang berstandar dan berdaya saing. Program ini mendorong UMKM tidak hanya menghasilkan produk alami, tetapi juga menghadirkan pangan fungsional yang aman, teruji, dan berdampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.

Pendekatan tersebut menempatkan keamanan pangan dan kualitas produk sebagai fondasi utama dalam proses pendampingan UMKM, agar bisnisnya berkembang serta naik level. 

Pertamina mendorong penguatan tata kelola produksi, konsistensi mutu, serta kesiapan operasional agar UMKM pangan lokal mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa penguatan UMKM pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“UMKM pangan perlu didorong untuk naik kelas dengan standar yang kuat. Dengan sistem dan kualitas yang terjaga, UMKM dapat berperan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menyediakan produk yang bermanfaat bagi  masyarakat,” ujar Baron.

Salah satu peserta Program Pertapreneur Aggregator 2025, Imago Raw Honey asal Bogor, merupakan satu dari 10 Champion PAG 2025 yang saat ini tengah memasuki tahap Business Acceleration & Scaling Up. 

Melalui pendampingan program tersebut, Imago Raw Honey memperkuat strategi bisnis dan kesiapan  ekspansi melalui pengembangan madu fungsional berbasis riset, guna menjaga kualitas produk sekaligus memastikan keamanan pangan secara konsisten.

Henry, pemilik Imago Raw Honey, menyampaikan bahwa pendampingan dalam PAG memperkuat kapasitas manajemen dan operasional usaha. Pada Desember 2025, Imago Raw Honey berhasil memperoleh sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sebagai langkah penting dalam memastikan keamanan pangan dan kesiapan produksi skala besar.

Program Pertapreneur Aggregator yang berlangsung sejak akhir 2025, mencakup beberapa rangkaian, mulai dari tahapan Business Accelerarion secara online, dilanjutkan dengan kelas Businesss Acceleration & Scaling Up dengan mentor dari Universitas Gadjah Mada.

Sebanyak 10 Champion PAG 2025 mengikuti pembekalan intensif yang mencakup penguatan strategi bisnis serta penyusunan  awal Business Improvement Plan (BIP), termasuk aspek finansial sebagai dasar perencanaan pengembangan usaha.

Memasuki Januari 2026, program berlanjut ke tahap Visitasi Lapangan (Site Visit) oleh tim asesor ke lokasi usaha masing-masing Champion. Visitasi ini difokuskan pada validasi lapangan melalui pencocokan antara dokumen BIP dengan kondisi riil usaha, meliputi aset, kapasitas produksi, stok, dan operasional sebagai penetapan data baseline.

Selain itu, visitasi juga diarahkan untuk melakukan finalisasi Objective and Key Results (OKR) dengan menurunkan strategi BIP ke dalam target bulanan yang terukur sebagai dasar pemantauan kinerja dan kesiapan pencairan hibah. Tahap ini turut mencakup verifikasi kesiapan agregasi, termasuk keberadaan dan kesiapan calon UMKM untuk dikembangkan melalui skema kolaborasi dan agregasi usaha.

Melalui Program Pertapreneur Aggregator, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM pangan agar tumbuh sebagai pelaku usaha yang berstandar, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat Indonesia.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.