Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terdampak Bencana, Penyaluran Bantuan Pangan di Aceh Hampir 90 Persen

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 23:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penuhi Kebutuhan Masyarakat Terdampak Bencana, Penyaluran Bantuan Pangan di Aceh Hampir 90 Persen Doc: istimewa
Ket. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat progres signifikan dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Provinsi Aceh. Hingga pertengahan Januari 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan di Aceh telah mendekati 90 persen

BIREUEN – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat progres signifikan dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng di Provinsi Aceh. Hingga pertengahan Januari 2026, realisasi penyaluran bantuan pangan di Aceh telah mendekati 90 persen, menandai komitmen pemerintah mempercepat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan bahwa percepatan penyaluran di Aceh terus dilakukan agar bantuan segera dirasakan masyarakat. “Untuk Aceh, progresnya sudah mendekati 90 persen. Kami dorong agar sisa penyaluran dapat segera dituntaskan tanpa menunggu batas akhir waktu,” ujarnya pada Kamis (15/1/26) di Bireuen, Aceh. 

Deputi Andriko menjelaskan, salah satu wilayah yang masih dalam proses adalah Kabupaten Bireuen, dengan capaian penyaluran sekitar 68 persen dan ditargetkan rampung dalam empat hingga lima hari ke depan. Penyelesaian ini dinilai penting agar penyaluran bantuan pangan tahap berikutnya dapat segera berjalan tepat waktu.

“Prinsipnya, begitu alokasi Oktober–November selesai, penyaluran periode selanjutnya bisa langsung dimulai. Tidak perlu menunggu sampai akhir Januari,” tegas Andriko.

Bapanas mencatat, di Provinsi Aceh telah disalurkan hampir 10 ribu ton beras bantuan pangan, yang diperkuat dengan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk penanganan bencana sekitar 17 ribu ton. Setiap PBP menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Sementara itu secara nasional, penyaluran bantuan pangan alokasi Oktober–November 2025 per 14 Januari 2026 telah menjangkau 17.781.694 Penerima Bantuan Pangan (PBP) atau 97,29 persen dari total pagu 18.277.083 PBP dengan volume sebesar 355.633.880 kilogram beras dan 71.126.776 liter minyak goreng. 

Capaian ini terus digenjot percepatan penyelesaiannya di sejumlah wilayah yang masih berproses, termasuk di Aceh. Seluruh proses penyaluran dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran dan selesai sesuai target.

Menurut Andriko, tingginya capaian penyaluran ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah situasi darurat. “Kami ingin memastikan bahwa pada masa pemulihan bencana, tidak ada persoalan pangan dan logistik. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah,” katanya.

Adapun bantuan pangan beras dan minyak goreng merupakan bantuan pangan reguler yang disalurkan oleh Bapanas melalui penugasan Perum Bulog. Selain itu, Bapanas juga menyalurkan bantuan pangan non-reguler melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dialokasikan khusus untuk penanganan bencana berdasarkan kebutuhan daerah. 

Dalam kondisi darurat, bantuan kemanusiaan turut diperkuat melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian dan kementerian/lembaga terkait guna memastikan ketersediaan pangan dan logistik dasar bagi masyarakat terdampak.

Kepala Bapanas, Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan pangan menjadi kebijakan utama pemerintah dalam menghadapi kondisi darurat. “Begitu ada permintaan bantuan dari daerah, langsung kami respons. Tidak boleh menunggu. Stok harus dikirim saat itu juga karena masyarakat membutuhkan pangan hari ini,” tegas Amran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.