Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaca Sampai Pecah Bahayakan Penumpang, Dishub Jatim Laporkan Pelaku Pelemparan Bus Trans Jatim

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 21:50 WIB | Oleh:
Kaca Sampai Pecah Bahayakan Penumpang, Dishub Jatim Laporkan Pelaku Pelemparan Bus Trans Jatim Doc: Istimewa
Ket. Rekaman kamera pengawas sesaat setelah kejadian pelemparan Bus Trans Jatim Koridor IV rute Gresik–Lamongan

SURABAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim), melaporkan pelaku pelemparan Bus Trans Jatim Koridor IV rute Gresik–Lamongan yang terjadi baru-baru ini pada kepolisian. 

Dalam tayangan yang sempat viral di media sosial, seorang pengendara motor tak dikenal di Jalan Raya Deandles, kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik melempar batu ke arah bus rakyat tersebut hingga menyebabkan kaca bagian kanan retak.

Kepala Dishub Jatim, Nyono membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan kejadian itu telah dilaporkan dan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di armada Trans Jatim.

“Iya, sudah ada laporan. Bahkan pelemparan terjadi dua kali dan sepeda motornya sama. Semua sudah terekam kamera Trans Jatim,” ujar Nyono, Kamis (15/1).

Peristiwa itu terjadi saat bus Trans Jatim berkode lambung JTM 404 melaju dari Gresik menuju Terminal Paciran, Lamongan. Saat kejadian, bus mengangkut 18 penumpang dan melaju dengan kecepatan normal sekitar 48 kilometer per jam.

Nyono menegaskan, bus tidak sedang melaju kencang maupun melakukan manuver berbahaya. Namun, dari arah berlawanan muncul pengendara sepeda motor yang diduga sudah menyiapkan batu sebelum melemparkannya ke arah bus.

“Bus tidak menyalip, kecepatannya juga tidak tinggi. Tapi dari barat, pelaku itu sudah terlihat memegang batu. Saat bus melintas, langsung dilempar,” jelasnya.

Akibat lemparan tersebut, kaca bus mengalami retak. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang terluka dalam insiden tersebut.

Dishub Jatim memastikan identitas kendaraan pelaku telah dikantongi. Nomor kendaraan terekam jelas dan telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Identitas kendaraan sudah ada, nomor serinya juga ada, dan sudah kami laporkan ke aparat kepolisian,” tegas Nyono.

Terkait dugaan apakah pelaku merupakan orang yang sama dengan kasus pelemparan bus pada November lalu, Nyono menyebut masih perlu pendalaman lebih lanjut. “Motornya sama, warnanya hijau, tapi nomor serinya berbeda. Ini masih kami dalami bersama kepolisian,” katanya.

Hingga kini, motif pelaku melakukan pelemparan belum diketahui. Dishub Jatim menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. “Motifnya belum tahu. Kami menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” pungkas Nyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.