Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Targetkan Posisi Anggota Tidak Tetap DK PBB

3 Kamis, 15 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Indonesia Targetkan Posisi Anggota Tidak Tetap DK PBB Indonesia Targetkan Posisi Anggota Tidak Tetap DK PBB Doc: istimewa
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengumumkan bahwa Indonesia akan mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2029—2030.

Seperti dikutip dari Antara, menurut Menlu, langkah tersebut mencerminkan keyakinan Indonesia yang berkelanjutan terhadap multilateralisme serta komitmen konkret Indonesia berpartisipasi aktif dalam memperbaiki dan mereformasi organisasi multilateral seperti PBB.

”Atas dasar inilah, Indonesia kembali mencalonkan diri sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 2029–2030,” kata Sugiono saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1).

Ia menyampaikan bahwa multilateralisme terbukti dapat bekerja dan berdampak langsung bagi kehidupan umat manusia. Namun, multilateralisme saat ini berada dalam ancaman serius karena “arsitektur yang tertinggal dari realitas geopolitik, ekonomi, dan keamanan yang bergerak jauh lebih cepat”.

Untuk itu, Indonesia mendukung upaya reformasi PBB, terlebih dengan kesadaran bahwa tantangan utama PBB saat ini adalah bagaimana memastikan reformasi di tubuhnya tidak sebatas wacana belaka.

Oleh karena itu, dalam momentum 80 tahun PBB, Indonesia secara aktif terlibat dalam berbagai inisiatif, kata Menlu RI.

“Arah yang kita dorong konkret: PBB harus lebih responsif, efisien, dan berdampak nyata di lapangan,” ucap Sugiono, menegaskan.

Ia pun menggarisbawahi bahwa upaya Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB bukan untuk prestise semata, tetap untuk memastikan sistem tetap berfungsi di tengah tekanan yang semakin besar

Dalam kesempatan berbeda saat ditemui usai agenda PPTM, Menlu RI mengatakan bahwa Indonesia akan segera memulai kampanyenya dalam pencalonan sebagai anggota tidak tetap DK PBB.

Sugiono memastikan bahwa Indonesia akan mendekati negara-negara anggota PBB lain untuk menghimpun dukungan terhadap posisi tersebut.

Diketahui, Indonesia pernah menjabat sebagai anggota tidak tetap DK PBB sebanyak 4 kali, yaitu pada periode 1973—1974, 1995—1996, 2007—2008, dan 2019—2021. Indonesia juga sempat memegang presidensi DK PBB pada Agustus 2020.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dampak Jatuhnya Jet Pribadi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.