BMKG: Banjir Rob Berpotensi Terjadi Selama Dua Pekan di NTB
Kamis, 15 Jan 2026, 12:58 WIBMATARAM â Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang potensi banjir rob yang mengintai wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 15 sampai 31 Januari 2026.
"Pasang air laut maksimum setinggi 1,9 meter," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB Satria Topan Primadi di Mataram, Kamis (15/1).
Satria menjelaskan waktu pasang di wilayah Lembar, Kabupaten Lombok Barat terjadi mulai pukul 19.00 sampai 01.00 WITA. Sedangkan waktu pasang di Sape, Kabupaten Bima terjadi sejak pukul 15.00 sampai 03.00 WITA.
Ia mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap genangan yang berpotensi mengganggu pelabuhan, ekonomi pesisir, dan permukiman.
"Kami mengingatkan penduduk yang bermukim di wilayah pesisir Lombok dan Bima, bantaran sungai, serta daerah yang lebih rendah untuk selalu waspada dan siaga terhadap dampak banjir rob," kata Satria.
BMKG melaporkan ada belasan daerah di NTB yang berpotensi terdampak banjir rob, di antaranya Ampenan, Lembar, Jerowaru, Labuan Lombok, Labuan Badas, Palibelo, Hu'u, hingga Sape dan Asakota.
Selain banjir rob, BMKG juga menerbitkan informasi terbaru tentang prakiraan cuaca selama sepekan ke depan yang secara umum berawan hingga hujan lebat.
Satria mengatakan hembusan angin permukaan memiliki kecepatan maksimum 40 kilometer per jam selama periode 15 sampai 21 Januari mendatang.
Angin permukaan dengan kecepatan maksimum 40 kilometer per jam tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat banjir rob berlangsung selama dua pekan, karena mampu mendorong air laut ke daratan dan menahan air pasang tidak cepat surut.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Satpol PP Bawa Pemuda Minta Uang Bermodus Habis Bensin ke Panti Sosial
-
Kapolresta Karawang: Kesadaran Tertib Lalu Lintas Harus Ditanamkan Sejak Dini.
-
Sembunyikan 2,1 Kg Ganja di Dalam Guci Air, DPO Narkoba Ini Tak Berkutik Digerebek Polisi!
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Terkuak Skandal Kebocoran dalam Soal Ujian Beberapa Waktu Lalu, Akhirnya Mendiknas Mundur Mendadak
-
170 Pendaki Semeru Berhasil Dievakuasi dari Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran
-
Como vs RB Leipzig: Tim Debutan Liga Champions Tantang Semifinalis 2020
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.