Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Minta Warga Tetap Tenang dan Jaga Kesehatan Menyikapi Isu Superflu

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Minta Warga Tetap Tenang dan Jaga Kesehatan Menyikapi Isu Superflu  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu Superflu yang belakangan ramai diperbincangkan. Hingga saat ini, belum ada kasus Superflu yang terkonfirmasi di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Farhan saat Siskamling Siaga Bencana ke-71 di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Senin (12/1).

Menurut dia, informasi yang beredar perlu disikapi secara rasional dan berbasis data medis. Ia menyebut, hingga kini baru terdapat satu pasien yang diduga terinfeksi Superflu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS). Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat atau penyakit bawaan berisiko tinggi.

“Pasien yang diduga itu memiliki penyakit penyerta serius seperti gangguan jantung, diabetes melitus, dan penyakit degeneratif lainnya. Jadi, ini perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kepanikan,” kata Wali Kota Farhan.

Wali Kota Farhan menegaskan, bagi masyarakat yang tidak memiliki penyakit penyerta, langkah paling penting saat ini adalah menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh, bukan justru terfokus pada ketakutan berlebihan.

“Selama kita sehat dan tidak memiliki penyakit degeneratif, tidak perlu panik. Jaga pola hidup sehat, makan bergizi, istirahat cukup dan olahraga,” jelas dia.

Meski demikian, Wali Kota Farhan menyampaikan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan finansial dan ingin melakukan langkah pencegahan tambahan, vaksinasi flu dapat menjadi pilihan. Ia menyebut, Bio Farma menyediakan beberapa jenis vaksin flu yang dapat diakses secara mandiri.

“Di Bio Farma tersedia vaksin flu dan vaksin dengue. Ini bukan program pemerintah, jadi memang berbayar. Tapi bagi yang ingin, silakan langsung datang ke klinik Bio Farma,” ujar dia.

Wali Kota Farhan juga memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pemerintah pusat untuk memantau perkembangan isu kesehatan secara cermat.

“Kami akan menyampaikan informasi resmi dan akurat. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan tapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.