Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengadaan Tanah Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Baru Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Tuntas Tahun Ini

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Pengadaan Tanah Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Baru Capai Hampir 80 Persen, Diharapkan Tuntas Tahun Ini Doc: antara foto
Ket. Proses ganti rugi lahan tol Yogyakarta-Bawen.

MAGELANG - Pengadaan tanah untuk Jalan Tol Yogyakarta-Bawen diharapkan dapat selesai tahun 2026, kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Muhammad Fajri Nukman.

"Untuk bidang tanah sampai dengan hari ini sisanya kurang lebih 4.049 bidang dari keseluruhan total 15.300 bidang tanah dari Yogyakarta sampai Bawen," katanya di Magelang, Selasa (13/1).

Ia menyampaikan hal tersebut saat pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak atas objek pengadaan tanah untuk pembangunan ruas Jalan Tol Yogyakarta-Bawen di Desa Candisari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Ia menyebutkan, kalau secara keseluruhan dari Jalan Tol Yogyakarta - Bawen pengadaan tanahnya sampai dengan hari ini sudah mencapai 70,95 persen.

Menurut dia, rincian pengadaan tanah tersebut ada seksi I 98,73 persen, seksi II 93,18 persen, seksi III 83,26 persen, seksi IV 64,99 persen, seksi V 28,77 persen, dan seksi VI 97,09 persen.

"Kami untuk sisi pengadaan tanah kurang lebih 30 persen, kami menargetkan bisa selesai di tahun ini," katanya.

Ia berharap, semua bisa lancar dan tercapai, karena secara keseluruhan mayoritas sudah melewati tahapan musyawarah dan saat ini adalah pemberkasan.

"Memang kita masih walaupun dengan target tersebut termasuk kita mengharapkan untuk 2 desa yaitu Kalipucang dan Losari juga kita harapkan bisa mendapatkan kepastian dan proses pengadaan tanahnya di tahun ini juga," katanya.

Ia menuturkan, untuk pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak atas objek pengadaan tanah untuk pembangunan ruas Jalan Tol Yogyakarta-Bawen di Desa Candisari ini pembayaran terhadap total 57 bidang tanah terdiri atas 9 desa.

Sebanyak 9 desa tersebut, yakni Banyuurip, Candisari, Glagahombo, Kalikuto, Madusari, Pancuranmas, Porwodadi, Senden, Tampingan, dari total 57 bidang tersebut seluas 4,39 hektare, senilai Rp66,8 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (4)

Tri Kuntoro
Tri Kuntoro
14 Jan 2026, 13:47 WIB.

Untuk seksi Jogja YIA progres nya super lambat polll sudah digantung 4 th

Balas
⤴️ Balasan untuk Tri Kuntoro
Bapak Fani
Bapak Fani
14 Jan 2026, 19:11 WIB.

Informasi kalau jogja yia bulan juni baru pengukuran khusu untuk daerah yg dekat dgn bandara

Balas
Sarana Digital Mandiri Srandil
Sarana Digital Mandiri Srandil
14 Jan 2026, 19:24 WIB.

Semoga segera terealisasi agar kami warga jogja dsktrnya dpt mudik full jln tol dr Jakarta

Balas
Riski Tower
Riski Tower
16 Jan 2026, 20:08 WIB.

Darah kelurahan candi Sari kok blom ada pencairan lagi. Semoga tahun ini daerah cadi sari bisa cairan semua

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.