Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Makassar Temui Korban Banjir Biringkanaya, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

📅 Senin, 12 Jan 2026, 15:10 WIB | Oleh:

Pada kesempatan yang sama, Munafri memberikan arahan khusus kepada petugas kesehatan yang bertugas di lapangan.

Ia meminta agar ketersediaan obat-obatan selalu terjaga dan penanganan medis dilakukan secara cepat apabila ditemukan pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan atau menunjukkan gejala penyakit.

“Saya juga sudah sampaikan kepada petugas kesehatan untuk memastikan suplai obat-obatan tersedia,” tuturnya.

“Jika ada warga yang terdampak dan mengalami gejala penyakit, harus segera dilakukan intervensi cepat. Bila diperlukan, langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat,” sambung Appi.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kota Makassar, tercatat ratusan warga mengungsi ke tempat aman di sejumlah lokasi pengungsian di wilayah Kecamatan Biringkanaya.

Para pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian utama, yakni Kantor Lurah Katimbang, UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, serta Masjid Lailatul Qadar Blok AF.

Di Kantor Lurah Katimbang, tercatat sebanyak 17 kepala keluarga (KK) dengan total 61 jiwa yang mengungsi. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 22 jiwa laki-laki dewasa dan 20 jiwa perempuan dewasa, 10 anak-anak yang terbagi atas 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan.

Serta 7 balita yang terdiri dari 4 balita laki-laki dan 3 balita perempuan. Selain itu, terdapat pula 2 orang ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus dari petugas kesehatan.

Sementara itu, pengungsian dengan jumlah warga terbanyak berada di UPT SPF SD Negeri Paccerakkang, yang menampung 55 kepala keluarga dengan total 201 jiwa.

Komposisi pengungsi di lokasi ini meliputi 53 jiwa laki-laki dewasa dan 68 jiwa perempuan dewasa, 54 anak-anak yang terdiri dari 36 anak laki-laki dan 18 anak perempuan, serta 18 balita dengan rincian 15 balita laki-laki dan 3 balita perempuan.

Selain itu, tercatat pula 3 orang lansia perempuan, serta 5 bayi, masing-masing 3 bayi laki-laki dan 2 bayi perempuan, yang memerlukan penanganan kesehatan dan pemenuhan gizi secara optimal.

Di lokasi pengungsian Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, tercatat 4 kepala keluarga dengan total 18 jiwa. Pengungsi di lokasi ini terdiri atas 8 laki-laki dewasa dan 7 perempuan dewasa, 2 anak-anak masing-masing 1 anak laki-laki dan 1 anak perempuan, serta 1 balita laki-laki.

Sedangkan di Masjid Lailatul Qadar Blok AF, terdapat 10 kepala keluarga dengan total 39 jiwa yang mengungsi. Rinciannya meliputi 15 laki-laki dewasa dan 16 perempuan dewasa, 5 anak-anak yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 3 anak perempuan, 1 balita laki-laki, 1 lansia perempuan, serta 1 ibu hamil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.