Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Minggu Banjir di Beberapa Kawasan Banjarmasin Tak Surut, Anggota Dewan Lakukan Pengecekan

📅 Senin, 12 Jan 2026, 18:27 WIB | Oleh:
Tiga Minggu Banjir di Beberapa Kawasan Banjarmasin Tak Surut, Anggota Dewan Lakukan Pengecekan Doc: ANTARA/Sukarli
Ket. Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fahruri dan anggota lainnya meninjau banjir yang belum juga surut di RT 31 Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Rikval Fahruri beserta anggota dewan lainnya meninjau daerah banjir yang tidak kunjung surut.

Menurut Rikval di Banjarmasin Senin (12/1), berdasarkan hasil kunjungan ke daerah banjir seperti di RT 31 Sungai Andai di Banjarmasin Utara, beberapa daerah di Banjarmasin terendam banjir selama tiga minggu, dan hingga kini belum juga surut.

"Banjir di sini genangan airnya tenang, artinya arusnya tersumbat ke sungai," ujarnya.

Dia mengatakan, kondisi banjir di Banjarmasin ini tidak lazim, karena terlalu lama, sementara air tidak pasang tinggi lagi, harusnya bisa surut.

Dia pun meminta pemerintah kota untuk melakukan langkah penanganan di daerah tersebut hingga air banjir bisa surut secepatnya.

"Perlu secepatnya itu, banjir ditangani, kasihan masyarakat sudah lama kebanjiran," ujarnya.

Selain dirinya, kata dia, legislatif lainnya juga mengunjungi daerah banjir di masing-masing daerah pemilihan.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menyampaikan, salah satu penyebab lamanya banjir yang terjadi di beberapa daerah di Banjarmasin, utamanya di Banjarmasin Timur dan Banjarmasin Utara karena sungai banyak yang dangkal.

Menurut dia, langkah normalisasi sungai akan segera dilakukan untuk solusi banjir berkelanjutan.

Yamin menjelaskan, berdasarkan hasil pemetaan geospasial, ditemukan sejumlah titik penyempitan dan pendangkalan alur yang berpotensi memperparah genangan saat debit air meningkat. 

Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab banjir yang berulang di sejumlah kawasan.

"Dari peta geospasial terlihat ada beberapa titik anak sungai menuju yang mengalami penyempitan dan kemungkinan pendangkalan. Ini ke depan akan menjadi prioritas penanganan melalui pembukaan dan normalisasi sungai," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Sejumlah Provinsi di Thaila...
Nasional
Kembangkan PPN Pengambengan...
Nasional
Kemhan Bakal Evaluasi Siste...
Luar Negeri
Website Pemerintah Australi...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.