Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejumlah Warga TPU Kebon Nanas Masih Sedih Usai Direlokasi ke Rusunawa

📅 Senin, 12 Jan 2026, 16:11 WIB | Oleh:

Seperti diketahui, ratusan personel gabungan dikerahkan untuk membantu proses pemindahan warga dari lahan TPU Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, ke sejumlah rumah susun sederhana sewa (rusunawa) pada Senin.

Pemindahan itu dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tuntas hari ini karena merupakan batas akhir pemindahan. Secara keseluruhan, terdapat 40 kepala keluarga dengan 235 jiwa yang direlokasi dari TPU Kebon Nanas.

Selain personel, sebanyak 26 truk besar, tujuh kendaraan dinas operasional (KDO), 10 bus sekolah, dan 10 kendaraan jajaran kelurahan juga dikerahkan untuk mengangkut warga beserta barang-barang mereka.

Proses relokasi itu melibatkan unsur Kecamatan Jatinegara, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, serta petugas PPSU dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Pertamanan.

Seluruh personel gabungan itu membantu warga, mulai dari pengemasan dan pengangkutan barang, hingga memastikan proses pemindahan berjalan tertib dan lancar.

Warga yang direlokasi itu akan menempati sejumlah rusunawa yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta, di antaranya Rusun Pulogebang, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara, Jatinegara Kaum, Pondok Bambu, Pulojahe, hingga Rusun Perkampungan Industri Kecil (PIK). Sementara itu, warga yang masih berstatus bujangan dipindahkan ke Rusun PIK.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan batas waktu relokasi hingga 12 Januari 2026.

Diperkirakan dari total sekitar 3.700 meter persegi lahan yang ditempati warga, pemerintah dapat membangun sebanyak kurang lebih 1.000 petak makam baru.

Sebagian besar warga tercatat telah menempati area TPU Kebon Nanas selama 15 hingga 20 tahun. Bagi warga yang ber-KTP DKI, pemerintah menyediakan hunian pengganti di sejumlah rusunawa milik Pemprov DKI Jakarta. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

24 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.