Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 untuk Putus Rantai Kemiskinan

📅 Senin, 12 Jan 2026, 14:05 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat hingga 2029 untuk Putus Rantai Kemiskinan Doc: antara foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, bertempat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto bercita-cita menghadirkan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029 untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem melalui pembangunan sektor pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Negara saat meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, bertempat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).

“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, insyaallah akan tercapai," kata Prabowo diikuti secara dalam jaringan Sekretariat Presiden di Jakarta.

Dalam pidato sambutannya, Presiden optimistis target pembangunan sekolah tersebut dapat tercapai, meskipun mengakui capaian saat ini masih membutuhkan kerja keras berkelanjutan.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf beserta jajaran atas kerja keras yang telah dilakukan dalam merealisasikan program tersebut.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, termasuk para menteri koordinator serta kementerian yang membidangi pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, sains, dan keagamaan.

Presiden mengungkapkan bahwa ke depan, setiap Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 murid. Dengan demikian, apabila target 500 sekolah tercapai maka total peserta didik yang terlayani dapat mencapai 500 ribu murid secara nasional.

Saat ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat tercatat sekitar 15 ribu orang. Namun, Presiden menyatakan bahwa pada akhir tahun 2026, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga 30 ribu siswa seiring bertambahnya sekolah yang beroperasi.

Presiden Prabowo mengatakan bahwa program Sekolah Rakyat bukan sekadar agenda pendidikan, melainkan bagian dari visi besar pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan.

Prabowo menargetkan pada akhir masa jabatannya pada 2029, kelompok masyarakat miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2, dapat mengalami perubahan nasib secara signifikan.

"Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029, mereka yang berada di kemiskinan ekstrem bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia," kata Presiden.

Sementara itu, agenda peresmian operasional Sekolah Rakyat di 131 kabupaten/kota dan menembus wilayah 3T (terdepan, terluar, terpencil), seperti Papua, Maluku, hingga Nusa Tenggara, ditandai dengan penekanan tombol sirine.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Senin, 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan 166 sekolah Rakyat di Indonesia," katanya.

Sekolah Rakyat bertujuan memberi pendidikan gratis untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.