Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demo di Iran Rusuh, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Tak Terpengaruh, Pertokoan-pertokoan Tetap Buka

📅 Senin, 12 Jan 2026, 08:30 WIB | Oleh:
Demo di Iran Rusuh, Aktivitas Ekonomi Masyarakat Tak Terpengaruh, Pertokoan-pertokoan Tetap Buka Doc: antara foto
Ket. Aktivitas perekonomian di Iran tetap berjalan.

TEHERAN - Sebagian besar toko di perkotaan Iran tetap buka setiap hari, tetapi terpaksa tutup sebelum malam hari di tengah protes, yang disertai dengan kerusuhan dan bentrokan antara demonstran dan polisi di beberapa kota, seperti yang dilaporkan oleh seorang koresponden RIA Novosti.

Sebagai contoh, pada Sabtu, hampir semua toko di Teheran tutup sebelum pukul 18.00 (waktu setempat).

Situasi di sejumlah kota masih tegang. Akibat kerusuhan tersebut, kebakaran terjadi di sebuah pasar tua di Kota Rasht, Ibu Kota Provinsi Gilan di barat laut negara itu.

Pasar tersebut hampir hancur total, dengan laporan awal menyebutkan adanya korban jiwa.

Pada Sabtu, Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, merilis sebuah video di X yang menyerukan rakyat Iran untuk berunjuk rasa dan menyarankan agar para demonstran bersiap merebut dan menguasai jalanan dan sejumlah fasilitas strategis.

Protes meletus di Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi yang dipicu oleh melemahnya mata uang lokal, rial Iran.

Para pengunjuk rasa mengeluhkan fluktuasi nilai tukar yang menyebabkan kenaikan harga grosir dan eceran.

Gubernur Bank Sentral Iran, Mohammad-Reza Farzin, mengundurkan diri dan digantikan oleh Abdolnaser Hemmati.

Sejak Kamis, protes semakin intensif menyusul seruan Pahlavi. Sejumlah video di media sosial menunjukkan demonstrasi besar-besaran dan meluas. Pada hari yang sama, internet di Iran mengalami gangguan.

Di beberapa kota di Iran, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi. Para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah. Korban jiwa dilaporkan tercatat di antara pasukan keamanan dan demonstran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.