Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Buruk, Bandara Soekarno Hatta Tunda 109 Penerbangan

📅 Senin, 12 Jan 2026, 18:03 WIB | Oleh:
Cuaca Buruk, Bandara Soekarno Hatta Tunda 109 Penerbangan Doc: ist
Ket. penundaan penerbangan

JAKARTA – Hujan lebat berlangsung sejak Senin (12/1) pagi telah membuat cuaca buruk dan banjir di mana-mana. Demi keamanan penerbangan, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, menunda 109 penerbangan.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi di Tangerang, Senin, mengatakan berdasarkan data Airport Operation Control Center (AOCC) CGK pada pukul 06.00 hingga 14.00 WIB terdapat 109 penerbangan ditunda. Selain itu sebanyak tujuh penerbangan berputar terlebih dahulu (go around) sebelum mendarat dan 31 penerbangan dialihkan mendarat ke bandara lain (divert).

"Kami terus berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan penanganan operasional yang cepat dan tepat terkait dampak hujan pagi ini," ucapnya. Sebagai langkah antisipasi, kata dia, Bandara Soetta menjalankan prosedur delay management untuk meminimalisir dampak dari penundaan keberangkatan penerbangan melalui koordinasi antar-instansi.

Ia mengatakan  atas dampak cuaca buruk ini kondisi drainase di dalam kawasan bandara berfungsi dengan baik, dipastikan seluruh fasilitas sisi udara (air side) seperti apron, taxiway, serta Runway 1, Runway 2, dan Runway 3, dapat tetap beroperasi normal dan tidak terdapat genangan air.

"Dampak lain dari curah hujan yang tinggi ini adalah adanya genangan di sejumlah titik menuju bandara," tuturnya. Oleh karena itu pihaknya mengingatkan kepada para penumpang pesawat dan pengguna jasa Bandara Soetta agar bisa tiba tiga jam lebih awal dari waktu penerbangan, guna mengantisipasi perubahan jadwal dan kondisi lalu lintas, serta memantau informasi penerbangan melalui aplikasi/website maskapai dan layar informasi di bandara.

Sementara itu Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia telah menerapkan prosedur go-around, holding, maupun divert, sebagai bagian dari menjaga keselamatan penerbangan.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menyampaikan seluruh prosedur tersebut sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, serta regulasi Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), termasuk Annex 2 dan Annex 6 dan CASR yang berlaku di Indonesia.

"Seluruh aturan tersebut menegaskan bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama dan Pilot in Command memiliki kewenangan mengambil keputusan demi keselamatan penerbangan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.