Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Belum Surut, Pengungsi di Makassar Capai Ratusan Orang

📅 Senin, 12 Jan 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Belum Surut, Pengungsi di Makassar Capai Ratusan Orang Doc: Antara
Ket. Suasana banjir yang melanda sebagian wilayah Timur Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Makassar - Pengungsi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus bertambah hingga mencapai ratusan orang lantaran luapan air yang terus meninggi akibat tingginya curah hujan dalam dua hari terakhir pada 10 - 11 Januari 2025.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Fadli Tahir menyebut curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir dan dampak lanjutan di Kecamatan Biringkanaya, sehingga sebagian warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

"Pengungsi sementara sebanyak 97 Kepala Keluarga (KK) dengan total 356 jiwa yang telah berada di lima titik lokasi pengungsian," kata Fadli di Kota Makassar, Minggu (11/1).

Pada penanganan pengungsi, BPBD Kota Makassar bersinergi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar dalam penyediaan dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, termasuk logistik dan layanan sosial.

Selain itu Dinas Kesehatan (Dinkse) Makassar, kata dia, juga telah memberikan layanan kesehatan dan pemantauan kondisi pengungsi.

Pihaknya terus melakukan pemantauan lapangan, meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu dan berfokus pada keselamatan masyarakat.

Selain banjir, kata dia, bencana hidrometeorologi lainnya yakni angin kencang yang terjadi di 29 titik lokasi dan mengakibatkan pohon tumbang pada sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman warga. Fadli juga menyebutkan  terdapat satu unit rumah warga terdampak akibat kejadian tersebut.

Fadli mengatakan penanganan banjir tersebut dilakukan secara terpadu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Dinas Pekerjaan Umum (PU), TNI/Polri, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat, meliputi evakuasi material pohon tumbang, pembersihan akses jalan, dan pengamanan lokasi kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari area rawan pohon tumbang dan genangan, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD," ucap Kepala BPBD Makassar Fadli Tahir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.