Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Allano Lima Dapat Tindakan Rasisme Setelah Pertandingan Lawan Persib, Persija Jakarta Kecam Keras

📅 Senin, 12 Jan 2026, 19:49 WIB | Oleh:
Allano Lima Dapat Tindakan Rasisme Setelah Pertandingan Lawan Persib, Persija Jakarta Kecam Keras Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Pesepak bola Persija Jakarta Allano Brendon De Souza Lima (kiri) bersama rekan timnya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC saat pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

JAKARTA - Persija Jakarta mengecam keras aksi rasisme terhadap pemain asingnya, Allano Lima, melalui kolom komentar akun Instagram pribadinya, yang terjadi setelah pertandingan BRI Super League melawan Persib Bandung pada Minggu (11/1).

“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” kata manajer Persija Ardhi Tjahjoko, dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Senin (12/1).

Persija menilai bahwa perilaku tidak bermoral tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya tidak memiliki tempat dalam sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.

Klub asal Jakarta itu sangat kecewa karena tindakan memalukan seperti ini masih terus berulang. Rasisme bukan sekadar candaan, bukan pula untuk dijadikan ekspresi emosi sesaat. Rasisme adalah kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang.

Allano pun telah bersuara terkait tindakan rasis yang diterimanya.

“Saya bangga dengan siapa diri saya, saya bangga dengan apa yang telah saya capai. Tindakan rasisme ini justru menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari titik awal saya berasal. Pohon yang berbuah lebat adalah pohon yang paling sering dilempari batu. Kini saatnya kembali bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan masih panjang. Kami akan terus berjuang,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Persija mendesak seluruh pihak terkait, termasuk operator liga, federasi, suporter, dan para pemangku kepentingan sepak bola lainnya, untuk bersikap tegas, serius, dan konsisten dalam memberantas segala bentuk rasisme, baik di stadion maupun di ruang digital.

Persija meyakini bahwa sepak bola mestinya menjadi arena persaingan sportif dalam atmosfer yang aman dan saling menghargai. Ketika rasisme dibiarkan, yang rusak bukan hanya individu, tetapi juga wajah sepak bola nasional.

Persija juga mengecam tindakan tidak suportif lainnya, seperti ujaran kebencian hingga ancaman yang ditujukan kepada elemen sepak bola Indonesia. Siapa pun pelakunya harus sadar dan memahami bahwa tindakannya tersebut mencederai marwah sepak bola, olahraga, bahkan sisi kemanusiaan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.