Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intelligent Care, Perawatan Proaktif Berbasis AI untuk Kehidupan Lebih Aman dan Sehat dari Samsung

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 19:33 WIB | Oleh:
Intelligent Care, Perawatan Proaktif Berbasis AI untuk Kehidupan Lebih Aman dan Sehat dari Samsung Doc: Samsung
Ket. Perangkat Galaxy terhubung dengan TV dan perangkat rumah tangga. Samsung menghadirkan konsep Intelligent Care berbasis AI yang mengintegrasikan perangkat Galaxy, wearables, dan rumah pintar untuk mendukung kesehatan, keselamatan, dan keamanan secara proaktif.

JAKARTA - Selama puluhan tahun, perawatan hanya bersifat reaktif, yaitu menangani masalah setelah masalah tersebut muncul. Samsung berupaya mengubah hal tersebut dengan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem produknya untuk mendukung keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk mengubah bentuk perawatan dari responsif menjadi proaktif pendekatan yang Samsung sebut sebagai Intelligent Care.

Samsung Newsroom mengunjungi area terakhir dari pameran ini untuk melihat bagaimana perangkat Galaxy berfungsi sebagai pusat kehidupan sehari-hari yang lebih sehat dan aman. Begitu masuk, pengunjung disambut dengan Galaxy Z TriFold yang futuristik yang dipamerkan pada layar Transparan Micro LED.

Mengoptimalkan Rutinitas Harian

Di bagian Self Care – Good Sleep, pengunjung belajar bagaimana perangkat wearables seperti Galaxy Watch dan Galaxy Ring bisa memantau kondisi tidur sembari bekerja sama dengan lampu dan peralatan rumah tangga yang terhubung, termasuk AC Bespoke AI WindFree Pro dan Pembersih Udara Infinite AI. Tidak perlu di input oleh pengguna, perangkat rumah yang terhubung secara otomatis mengoptimalkan suhu dan aliran udara untuk menciptakan lingkungan tidur yang lebih nyaman.

“Saya senang bisa menggunakan AI langsung dari saku saya,” ujar Tristen Menzies, seorang konten kreator digital asal Guam. “Yang saya suka dari Samsung adalah mereka menciptakan AI yang melengkapi kehidupan Anda, bukan malah mengganggu. Menurut saya, itulah tujuan yang harus kita capai,” tambahnya melalui siaran pers pada hari Jumat (9/1).

Pencegahan Kesehatan Kognitif

Layanan kesehatan kini semakin berkembang melampaui manajemen individu sehingga mencakup seluruh anggota keluarga. Samsung memperkenalkan fitur-fitur yang dirancang untuk membantu mendeteksi demensia secara dini pada lansia di bagian Family Care – Brain Health.

Dengan menganalisis pola gaya hidup melalui perangkat mobile dan wearables, sistem ini dapat mengidentifikasi tanda-tanda awal penurunan kognitif dan mengirimkan peringatan kepada petugas perawat, sehingga penanganan tepat waktu dapat dilakukan.

Akan tetapi, yang lebih penting adalah mencegah penurunan fungsi kognitif sebelum terjadi. Untuk itu, Samsung menganalisis berbagai indikator sehari-hari termasuk bicara, mengetik, berjalan, tidur, dan cara bergerak untuk mendeteksi perubahan sekecil apa pun dalam fungsi kognitif.

Sistem ini juga merekomendasikan program latihan otak untuk membantu orang lanjut usia mengurangi kekhawatiran terhadap penurunan fungsi kognitif dan menjalani hidup yang lebih sehat serta mandiri.

Pemantauan Kesehatan Hewan

Teknologi AI dari Samsung juga bisa digunakan untuk hewan peliharaan. Layanan SmartThings Pet Care membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan yang umum, seperti penyakit gigi, dislokasi patela, dan katarak. Dengan menggunakan AI, SmartThings Pet Care menganalisis foto hewan peliharaan di rumah dengan petunjuk di layar untuk membantu mengidentifikasi potensi masalah kesehatan.

Deteksi Cerdas untuk Rumah yang Lebih Aman

Ketika pengguna sedang tidak berada di rumah, monitoring perawatan rumah berbasis AI memberikan rasa aman yang lebih besar. Vision AI menganalisis video dan audio yang dikumpulkan dari perangkat terhubung seperti lemari es yang dilengkapi kamera dan TV, kemudian mendeteksi situasi yang berpotensi membahayakan dan mengirimkan peringatan langsung ke smartphone pengguna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.