Gelar Ritual Kawalu, Perkampungan Suku Badui Dalam Ditutup Selama Tiga Bulan

Minggu, 11 Jan 2026, 18:15 WIB

LEBAK - Perkampungan Suku Badui Dalam tertutup bagi pengunjung selama tiga bulan untuk melaksanakan ibadah ritual Kawalu (penanggalan bulan adat Badui) yang dimulai 20 Januari 2026.

"Kami minta pengunjung, wisatawan, agar mematuhi larangan memasuki perkampungan Badui Dalam, terdiri dari Kampung Cibeo, Cikeusik, dan Cikawartana," kata Tetua Adat yang juga Kepala Desa Kanekes Jaro Oom saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Minggu (11/1).

Ket. Foto: Masyarakat Suku Badui Dalam di Lebak, Banten. — Sumber: antara foto

Penutupan kawasan adat Suku Badui Dalam berlangsung selama tiga bulan untuk pelaksanaan ritual Kawalu pada Selasa (20/1) bertepatan dengan 1 Kawalu Tembeuy menurut penanggalan adat Badui hingga Maret mendatang

Pelaksanaan ritual adat sakral itu dilakukan secara rutin setahun sekali oleh masyarakat Badui Dalam. “Ritual Kawalu wajib dilaksanakan, karena sifatnya sakral dan tertutup bagi pengunjung wisatawan," kata Jaro Oom.

Selama ritual Kawalu, lanjutnya, kawasan Badui Dalam ditutup dan melarang pengunjung wisatawan, termasuk masyarakat luar. Namun diperbolehkan memasuki Badui Dalam jika ada keperluan khusus atau mendesak, seperti pejabat, tetapi jumlahnya sangat terbatas.

Untuk urusan khusus, kata dia, perorangan dengan maksimal 10 orang masih diizinkan masuk perkampungan.

Ia mengatakan tradisi Kawalu merupakan warisan nenek moyang yang sejak turun temurun wajib dilaksanakan setiap tahun selama tiga bulan dengan puasa seharian.

Perayaan Kawalu merupakan salah satu tradisi ritual yang dipercaya oleh warga Badui Dalam. "Dalam ritual Kawalu itu, masyarakat Badui Dalam mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Jaro Oom.

Ia mengatakan kawasan Suku Badui Luar masih diperbolehkan dikunjungi untuk kegiatan wisata budaya dan studi lapangan meski Kawalu.

Perkampungan Badui Luar yang tetap dapat dikunjungi, antara lain Kampung Kaduketug 1, Cipondok, Kaduketug 2 dan 3, Lebak Jeruk, Balimbing, Marengo, Cikua, Gajeboh, Kadujangkung, Kadugede, Karahkal, Cempaka, Cijanar, Ciranji, serta Lebak Huni.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.