Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Energi Bersih Makin Ngetop, Investasi Hijau Global Tembus 2,2 Triliun Dollar AS

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Energi Bersih Makin Ngetop, Investasi Hijau Global Tembus 2,2 Triliun Dollar AS Doc: ANTARA/ HO-Suryanesia
Ket. Ilustrasi - PLTS atap.

ABU DHABI – Investasi energi bersih global terus ngebut dan makin menunjukkan arah yang jelas. Di tengah dorongan transisi energi dan tekanan perubahan iklim, modal besar mengalir ke proyek energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga teknologi penyimpanan energi.

Tren ini menandakan bahwa energi bersih bukan lagi sekadar wacana hijau, tapi sudah jadi pilihan bisnis yang dianggap menjanjikan, sekaligus bukti bahwa dunia mulai serius menaruh uangnya pada masa depan yang lebih berkelanjutan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan investasi energi bersih global terus menunjukkan peningkatan signifikan dan diperkirakan menembus 2,2 triliun dolar AS atau sekitar Rp37 kuadriliun pada 2025.

Dalam Sidang Majelis Umum Ke-16 Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (11/1), Guterres menegaskan bahwa nilai tersebut mencapai dua kali lipat dari total belanja energi berbasis bahan bakar fosil.

Ia menilai lonjakan investasi tersebut mencerminkan percepatan transisi energi global yang semakin menguat seiring komitmen negara-negara dalam menekan emisi gas rumah kaca.

Guterres mengingatkan bahwa konferensi iklim COP30 di Belém telah mengakui dunia akan menghadapi overshoot sementara di atas batas kenaikan suhu 1,5 derajat Celsius.

“Tugas kita jelas: membuat overshoot itu sekecil dan sesingkat mungkin,” ujarnya.

Menurut dia, upaya tersebut menuntut pemangkasan emisi “lebih cepat, lebih dalam, dan di semua sektor,” termasuk melalui pengurangan penggunaan bahan bakar fosil, percepatan besar-besaran energi terbarukan, serta peningkatan efisiensi energi.

“Kabar baiknya, dunia tidak pernah berada dalam posisi sebaik sekarang untuk mewujudkannya,” kata Guterres.

Ia menambahkan bahwa teknologi energi terbarukan, khususnya tenaga surya dan angin terus mencetak rekor baru. Ia menegaskan bahwa transisi menuju energi bersih kini bersifat “tak terhentikan dan tidak dapat dibalikkan”.

Meski demikian, Guterres mengingatkan bahwa percepatan teknologi dan investasi pembangkit belum sepenuhnya diimbangi kesiapan infrastruktur pendukung.

Pada tahun lalu, ia menyebut dunia mengalokasikan sekitar 1 triliun dolar AS untuk pembangunan pembangkit energi bersih, tetapi investasi untuk jaringan listrik dan infrastruktur penunjang jumlahnya masih kurang dari separuhnya.

Ia menyoroti sejumlah hambatan yang masih dihadapi, mulai dari lambatnya proses perizinan, keterbatasan kapasitas jaringan listrik, hingga tekanan pada rantai pasok global.

Selain itu, banyak negara berkembang, khususnya di kawasan Afrika, dinilai masih kesulitan memperoleh akses pembiayaan terjangkau meskipun memiliki potensi energi terbarukan yang besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.